Uniknya Rutinitas Murid Jepang Saat Sekolah

Berbicara mengenai sekolah tidak selalu mengarah pada materi yang dipelajari dan aturan ketat. Belajar dari Jepang, rutinitas yang biasa dilakukan oleh murid-murid Jepang ternyata perlu dijadikan contoh. Secara tidak langsung, dari rutinitas murid-murid Jepang lakukan mampu membentuk karakter yang lebih disiplin tanpa perlu dipaksa. Dan rutinitas murid Jepang ini akan menjadi keunikan yang tentunya perlu Anda ketahui.

Bersama Rombongan Murid, Jalan Kaki Ke Sekolah

Murid-murid Jepang ketika hendak berangkat ke sekolah, jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama, diwajibkan untuk berjalan kaki. Sehingga murid-murid Jepang harus bangun lebih awal jika tidak ingin terlambat ke sekolah. Mereka tergabung dalam rombongan besar untuk berjalan kaki hingga sampai di sekolah. Dengan di dalam rombongan terdapat pimpinan atau ketua rombongan yang mendampingi dan mengatur jalannya murid-murid agar rapi dan tidak tertinggal. Serta satu orang wakil orang tua murid yang bertindak mendampingi dengan turut berjalan kaki ke sekolah dengan jadwal yang sudah ditentukan. Setiap wakil orang tua akan bergantian mendampingi rombongan murid-murid ke sekolah. Waktu masuk sekolah murid Jepang biasanya pukul delapan pagi sehingga sekitar pukul tujuh atau setengah delapan, di trotoar jalan sudah tampak rombongan murid berjalan beriringan ke sekolah. Tidak naik angkutan umum, tidak naik sepeda motor, tidak naik mobil, tidak naik sepeda. Mereka harus berjalan kaki ke sekolah kecuali jika terlambat, maka biasanya akan diantar orang tua dengan naik sepeda.

Tas Punggung Sekolah Berbentuk Kotak

Tidak ada perbedaan antara murid Jepang dalam bersekolah. Anda akan melihatnya terutama pada model tas punggung sekolah murid Jepang yang pasti murid satu dengan lain sama. Bentuk tas punggung sekolah murid Jepang adalah kotak. Paling banyak terlihat warna hitam. Namun ada juga murid Jepang yang memiliki tas punggung kotak berwarna merah, pink, kuning, dan lainnya. Murid sekolah dasar akan memakai tas punggung kotak tersebut hingga di bangku kelas enam.

Kotak Pensil Murid Dengan Bentuk Yang Sama

Ketika Anda duduk di bangku sekolah dasar, tentu pernah merasa iri dengan teman yang beruntung memiliki kotak pensil yang keren. Namun itu tidak terjadi pada murid Jepang. Seluruh murid memiliki kotak pensil dengan bentuk yang sama. Persegi panjang yang memiliki dua muka dan terdapat magnet di setiap muka untuk pengunci kotak pensil. Perbedaan hanya pada gambar setiap kotak pensil masing-masing murid sesuai keinginan mereka.

Seragam Yang Dikenakan Sesuai Musim

Seragam sekolah murid di Jepang dibedakan sesuai musim bukan hari. Jadi, jika saat itu musim dingin, maka murid-murid Jepang akan mengenakan seragam musim dingin. Ada empat musim di Jepang, maka ada empat jenis seragam. Baik itu musim dingin, semi, panas,gugur, ada empat jenis seragam yang dikenakan. Jika mengenakan seragam tidak sesuai musimnya, maka tentu saja akan kelihatan mencolok di antara murid-murid yang lain.

Bawaan Yang Terpisah-pisah

Melihat murid Jepang ke sekolah tentu terlihat simpel. Namun terkadang juga melihat ada tas tangan yang terkadang terlihat. Memang buku pelajaran yang dibawa tidak banyak dan tidak memberatkan murid-murid. Namun uniknya, ternyata barang bawaan mereka dibawa dengan terpisah-pisah. Ada tas tangan untuk bento. Ada kantong wadah alas kaki yang dipakai saat jam-jam tertentu di sekolah. Murid Jepang dapat membawanya dengan menjadikan satu di dalam tas punggung kotak mereka atau ada yang ditenteng dengan tangan.