Tradisi Tahun Baru di Berbagai Negara

Setiap negara memiliki caranya sendiri dalam merayakan tahun baru. Ada yang merayakannya bersama keluarga, dengan pesta, dan lain sebagainya. Bukan hanya Indonesia, bahkan seluruh dunia pun ikut merasakan suka cita pergantian tahun. Apa saja tradisi yang dilakukan berbagai negara di dunia untuk memeriahkan tahun baru?

Indonesia

Indonesia merayakan tahun baru dengan meniup terompet dengan keras, menyalakan kembang api, mengadakan konser atau sekedar berkumpul bersama keluarga dan berjalan-jalan menikmati indahnya malam tahun baru.

Amerika Serikat

Pergantian tahun merupakan hal yang sangat penting bagi masyarakat di Amerika Serikat. Mereka sangat menghargai pergantian tahun. Pada malam tahun baru mereka akan begadang hingga pukul 12 malam tepat lalu akan saling berpelukan dan mengucapkan “Happy New Year.”

Skotlandia

Skotlandia menyebut tahun baru sebagai Night of the Candle. Masyarakat di Skotlandia akan membersihkan rumah dan mempersiapkan diri bagi tamu yang datang. Konon, tamu yang pertama masuk melewati pintu rumah akan membawa keberuntungan terhadap keluarga tersebut dan menentukan nasib seluruh anggota keluarga di rumah tersebut.

Spanyol

Di Spanyol, pada malam pergantian tahun biasanya semua fasilitas umum akan ditutup. Masyarakat di Spanyol akan memakan 12 butir anggur secara cepat, hal ini diyakini akan membawa keberuntungan di tahun-tahun berikutnya.

Yunani

Yunani merayakan tahun baru dengan cara memotong roti tahun baru yang di dalamnya berisi koin atau jimat yang disebut Vasilopita. Nantinya, kepala keluarga akan membagi-bagikan roti tersebut. Hal ini diyakini akan membawa nasib baik bagi seluruh anggota keluarga.

Belgia

Tradisi tahun baru di Belgia dirayakan dengan mengadakan pesta pada pukul 12 malam atau tengah malam, dan dengan kegiatan Nieuwjaarsdag, dimana para anak-anak membuat surat untuk orang tuanya dan nanti akan dibacakan saat kumpul keluarga besar.

Australia

Negeri Kanguru merayakan tahun baru dengan pesta dan meniup terompet yang dimulai pada pukul 12 malam. Lalu besoknya para keluarga akan pergi berpiknik bersama atau sekadar kumpul keluarga besar.

Finlandia

Saat pergantian tahun, Finlandia memiliki cara tersendiri untuk merayakannya, yaitu dengan melelehkan lempengan timah. Masyarakat percaya bahwa lelehan timah yang akan mengeras akan menentukan nasib mereka. Ada bentuk cincin, maka nanti akan ada pernikahan, jika bentuk kapal maka nanti akan terjadi perjalanan, dan masih banyak simbol-simbol lainnya.

Filipina

Di Filipina, tradisi saat tahun baru selalu dikaitkan dengan benda berbentuk bulat. Mulai dari pergantian interior rumah dengan bentuk bulat, penyajian makanan bulat, menggunakan aksesoris bulat dan sebagainya. Masyarakat percaya bahwa tanda bulat ini akan membawa keberuntungan kepada mereka pada tahun selanjutnya.

Jepang

Di Jepang, tahun baru dirayakan dengan melihat festival kembang api bersama, dan lonceng-lonceng di kuil Buddha dibunyikan sebanyak 108 kali. Angka 108 melambangkan 108 pikiran kotor yang ada dalam diri manusia, dan dengan membunyikan lonceng maka pikiran kotor tersebut dianggap pergi dan hilang.

Kolombia

Masyarakat Kolombia akan menulis segala keluh kesah, keburukan dan hal-hal yang tidak mereka inginkan pada selembar kertas lalu menempelkannya pada boneka yang terbuat dari jerami, lalu membakarnya. Hal ini sebagai pertanda bahwa masyarakat Kolombia sudah membuang nasib buruk dan siap menerima nasib baik.

Itulah macam-macam kegiatan yang dilakukan di berbagai negara di dunia. Pada intinya, setiap pergantian tahun merupakan berkah yang harus disyukuri karena kita masih diberi kenikmatan oleh Tuhan sampai sekarang.