Tips Menjadi Orang Tua Dekat Dengan Anaknya

Banyak orang tua yang merasa tidak bisa berhubungan baik dengan anak remajanya. Tidak sedikit juga yang mengeluh kalau mereka sudah tidak tahu lagi bagaimana mendekati anaknya tanpa harus berantem hebat. Sedih juga ya kalau gitu. Padahal anak remaja justru sedang membutuhkan perhatian karena mereka pun kadang tidak memahami dirinya sendiri.

Ada beberapa cara sederhana yang dapat diikuti agar bisa kembali dekat dengan anak-anak kita.

1. Mendengarkan

Luangkan waktu untuk benar-benar mendengarkan dan fokus hanya pada dirinya. Ada kalanya kita seperti mendengarkan mereka tapi pikiran kita ada di mana-mana. Anak akan merasa jika kita tidak mendengarkan dan dia tidak akan mau bercerita lagi pada kita.

2. Tanya Bagaimana Harinya Setiap Hari

Jangan pernah bosan untuk bertanya tentang hari dia di sekolah. Walaupun kadang mereka malas menjawab tapi dalam hati mereka tahu kita memperhatikannya.

3. Jadi Sahabat Mereka

Jika mereka berbicara tentang masalah di sekolah dengan teman-temannya atau dengan pacarnya. Cukup dengarkan saja. Mereka tidak mau kita ikut campur dan berusaha untuk menyelesaikan masalah. Itu akan membuat mereka mereasa tidak kompeten dan mandiri dalam menyelesaikan masalahnya sendiri. Jika sudah begini, mereka akan menjauhimu dan merasa tidak nyaman.

4. Bikin Acara Hanya Untuk Berdua

Kalau punya anak perempuan, akan seru kalau jalan-jalan ke mal,belanja bareng atau ke salon. Pasti mereka akan merasa sangat dekat dengan kita. Kalau punya anak laki-laki, bisa juga diajak nonton film kesukaanya atau menonton pertandingan olahraga yang dia suka. Pastikan kalian berdua tidak sibuk dengan ponsel masing-masing.

5.Peluk Mereka Setiap Hari

Semua orang senang dipeluk apalagi anak yang dipeluk orang tuanya. Sebesar apapun anak kita, peluk saja sebentar lalu katakan : I love you. Mereka pasti merasa dicintai dan nyaman hatinya.

6.Minta Pada Mereka Untuk Mengajarimu Sesuatu

Lakukan itu dan mereka akan dengan senang hati mengajarkannya. Mereka akan merasa dihargai dan merasa dewasa. Kita juga akan terkejut dengan kepintarannya yang tidak pernah disadari sebelumnya.

7. Tanya Dulu Sebelum Menjadikan Dia Teman Di Sosmed

Remaja memiliki ”rahasia” bersama teman-temannya. Walaupun mereka mengumbarnya di sosmed tapi bukan berarti kita boleh tahu. Jadi sebelum menambah mereka sebagai temanmu di sosmed, minta izin dulu deh. Daripada nanti kamu dihapus, kan lebih sakit hati.

8. Kirim Pesan Saja, Nggak Usah Telepon

Menelepon juga nggak apa-apa tapi jangan marah kalau dia nggak mau angkat. Biasanya mereka akan malu berbicara denganmu saat bersama teman-temannya. Jadi coba deh kirim pesan lewat SMS, BBM, WA atau sarana lain, mereka pasti menjawabnya dengan cepat.

9. Jangan pernah membandingkan Mereka Dengan Orang Lain

Jika kita yang dewasa saja tidak suka dibandingkan apalagi remaja yang masih mencari jati dirinya. Tidak saja akan membuat mereka merasa tidak nyaman dan menjauhi kita tapi juga akan membuat mereka tidak percaya diri dengan kemampuannya. Selalu merasa tidak sempurna dan membanggakan orang tuanya.

10. Beri Kepercayaan, Beri Kebebasan

Beri mereka kepercayaan untuk melakukan yang mereka suka. Kita tidak perlu khawatir yang berlebihan. Mereka sudah remaja dan bisa menjaga diri dalam batas tertentu. Dengan memberi kepercayaan dan kebebasan, mereka akan lebih menghargai kita. Ajari saja bagaimana cara mereka membawa diri saat jauh dari pengawasan kita.