Tips Bijak Mengelola Gaji Pertama Anda

Senangnya setiap orang ketika menerima gaji pertama. Biasanya yang hanya minta dari orang tua atau kerabat. Kini di tangan, sudah ada uang alias gaji dari bekerja. Lalu apakah Anda diperbolehkan untuk hura-hura? Meskipun itu gaji Anda, hak Anda, tetap harus pintar untuk mengatur gaji pertama. Apakah mau sebelum tengah bulan, gaji pertama Anda sudah habis? Lalu bagaimana Anda dalam menjalani hari-hari ke depan? Aturlah keuangan Anda, aturlah gaji Anda untuk berikut ini.

Dicatat Pengeluaran Bulanan

Sebelum Anda mengambil uang gajian, lebih baik catat dahulu pengeluaran bulanan Anda. pengeluaran bulanan adalah pengeluaran karena kebutuhan. Kemudian hitung berapa besar pengeluaran yang harus Anda keluarkan. Usahakan tidak lebih besar dari gaji tentunya. Paling tidak yang penting dan harus dibeli untuk kebutuhan sebulan. Agar Anda tepat mengatur keuangan dari gaji pertama yang diterima adalah mengetahui harga dari kebutuhan yang akan dibeli. Jika Anda sudah sering membelinya, tentu akan semakin mudah melakukan pengaturan keuangan untuk gaji pertama tersebut.

Ditabung Sebagian

Meskipun anggaran untuk menabung gaji minimal dua puluh lima persen. Namun jika ternyata pengeluaran bulanan Anda tidak banyak, lebih baik tabung saja sebagian dari gaji tersebut. Daripada untuk membeli yang memang kurang penting. Lebih baik tabung. Meskipun Anda tidak tahu akan menggunakan tabungan Anda untuk apa. Terpenting tabung saja dulu gaji yang memang dapat ditabung. Barulah ketika Anda terpikir untuk usaha, maka ambilah sebagian untuk membuka usaha. Sehingga tabungan dari gaji Anda dapat bertambah. Lebih baik cukup untuk memiliki tabungan saja tanpa ada ATM. Jika di dalam dompet Anda ada ATM, maka yang terjadi adalah gesek setiap hari. Tadinya Anda mengatur agar ada tabungan, menjadi tidak ada. Jikalau memang perlu ada ATM, lebih baik tidak dibawa saat Anda pergi jalan-jalan. Atau bawalah ATM ketika memang memerlukan.

Dibagi Dengan Sesama

Gaji yang Anda terima bukanlah milik pribadi. Anda tetap perlu membaginya dengan orang-orang yang membutuhkan. Jangan sampai lupa untuk ini. Jika Anda sama sekali tidak membaginya dengan yang memang berhak, maka Anda akan merasakan rezeki yang mengalir tidak mampu membuat bahagia. Sebab Anda tidak membagi kebahagian Anda memperoleh gaji pertama bersama mereka yang membutuhkan. Dua setengah persen dari gaji pertama Anda, aturlah untuk diberikan kepada fakir miskin. Atau lebih dermawan lagi untuk diberikan dalam jumlah yang lebih besar dari itu.

Dibawa Secukupnya Untuk Kesenangan

Tentu Anda juga ingin merasakan gaji pertama untuk bersenang-senang. Maka dari itu, aturlah seberapa banyak untuk kesenangan Anda selama sebulan. Jika memang setiap minggunya Anda mengatur seratus ribu ada di dompet, maka hanya itu dan harus itu. Jangan lebih. Jika Anda tidak mengaturnya, maka yang terjadi adalah sifat boros. Anda tidak akan memiliki tabungan untuk gaji pertama. Apakah Anda mau seperti itu? Kesenangan juga perlu ada batasnya. Jangan sampai membuat gaji pertama Anda untuk habis di awal bulan. Sifat konsumtif akan mampu membuat pengeluaran Anda cepat membengkak tanpa disadari. Jadi, perlu membatasinya sedini mungkin.

Itulah yang harus Anda lakukan untuk gaji pertama yang diterima. Begitu pula ketika Anda sudah memperoleh gaji berikutnya. Nikmatilah gaji pertama Anda dengan senang dan bahagia. Aturlah dengan pintar. Agar Anda dapat benar-benar merasakan manfaatnya memperoleh gaji pertama dari usaha Anda selama bekerja.