Singkatan / Akronim, Kepanjangan: PKK

Gambar Singkatan PKK

Singkatan / Akronim PKK adalah Kepanjangan dari:

  1. Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga.
  2. Partîya Karkerên Kurdistanê.

 

Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)

Adalah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia.

Sejarah Terbentuknya PKK:

  • Seminar Home Economic di Bogor tahun 1957.
  • Tahun 1961 panitia penyusunan tata susunan pelajaran pada Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Kementerian Pendidikan bersama kementerian-kementerian lainnya menyusun 10 segi kehidupan keluarga.
  • Gerakan PKK dimasyarakatkan berawal dari kepedulian istri gubernur Jawa Tengah pada tahun 1967 (Ibu Isriati Moenadi) setelah melihat keadaan masyarakat yang menderita busung lapar.
  • Pada tanggal 27 Desember 1972 mendagri mengeluarkan surat kawat no. Sus 3/6/12 kepada seluruh gubernur kdh tk. I Jawa Tengah dengan tembusan gubernur kdh seluruh Indonesia, agar mengubah nama pendidikan kesejahteraan keluarga menjadi pembinaan kesejahteraan keluarga. Sejak itu gerakan PKK dilaksanakan di seluruh Indonesia dengan nama Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan tanggal 27 Desember ditetapkan sebagai “hari kesatuan gerak PKK” yang diperingati pada setiap tahun.
  • Dalam era reformasi dan ditetapkannya TAP MPR no. IV/MPR/1999 tentang GBHN 1999-2004, serta pelaksanaan otonomi daerah berdasarkan undang-undang no.22 tahun 1999 dan undang-undang no.25 tahun 1999, tetapi PKK pusat tanggap dengan mengadakan penyesuaian-penyesuaian yang disepakati dalam rakernaslub PKK tanggal 31 Oktober s.d 2 November 2000 di Bandung dan hasilnya merupakan dasar dalam perumusan keputusan menteri dalam negeri dan otonomi daerah no. 53 tahun 2000, yang selanjutnya dijabarkan dalam pedoman umum gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ini.
  • Hal yang mendasar antara lain adalah perubahan nama gerakan PKK dari gerakan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga menjadi gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga.

 

Partai Pekerja Kurdistan / Partîya Karkerên Kurdistanê (PKK)

Adalah organisasi politik militan Kurdi dan gerakan gerilya bersenjata, yang secara historis beroperasi di seluruh Kurdistan Raya, tetapi sekarang berbasis di daerah pegunungan mayoritas Kurdi di Turki tenggara dan Irak utara. Sejak 1984, PKK telah terlibat dalam konflik Kurdi-Turki (dengan gencatan senjata pada 1999-2004 dan 2013-2015), memanfaatkan perang asimetris untuk mencari berbagai tujuan, termasuk negara Kurdi merdeka, otonomi dan peningkatan hak asasi manusia untuk Kurdi. dalam negara Turki.

PKK didirikan pada November 1978 di desa Fis (dekat Kutu), oleh sekelompok mahasiswa Kurdi yang dipimpin oleh Abdullah calan. Ideologi PKK awalnya merupakan perpaduan dari sosialisme revolusioner dan Marxisme-Leninisme dengan nasionalisme Kurdi, mencari dasar dari Kurdistan komunis independen. Alasan awal yang diberikan oleh PKK untuk ini adalah penindasan orang Kurdi di Turki dan di bawah kapitalisme. PKK dibentuk sebagai bagian dari ketidakpuasan yang berkembang atas penindasan Kurdi Turki, dalam upaya untuk membangun hak-hak linguistik, budaya, dan politik bagi minoritas Kurdi.

Di negara Turki, apa pun yang dianggap mendukung PKK dianggap tidak pantas untuk ditampilkan ke publik. Pada Januari 2016, Akademisi untuk Perdamaian yang menandatangani deklarasi mendukung perdamaian dalam konflik Turki Kurdi dicap dan dituntut karena “menyebarkan propaganda teroris” atas nama PKK.

Pada November 2020, taman bermain untuk anak-anak di Istanbul dibongkar setelah pemerintah kota memutuskan desainnya terlalu mirip dengan simbol PKK. Politisi pro-Kurdi seperti Partai Perdamaian dan Demokrasi (BDP) atau HDP sering dituntut dan dijatuhi hukuman penjara karena diduga mendukung PKK. Kepemilikan Devran, sebuah buku yang ditulis oleh tahanan politik Selahattin Demirtaş, dipandang sebagai bukti keanggotaan dalam organisasi teroris pada tahun 2019 karena menurut penuntutan, buku itu menggambarkan peristiwa yang melibatkan PKK.

 

Daftar singkatan akronim kepanjangan pkk, dilut.com