Self Service, Bentuk Kemandirian Yang Patut Ditiru Dari Negeri Sakura

Di Jepang, self service sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Membiarkan setiap orang melakukan self service di beberapa tempat tidak membuat mereka tersinggung atau tidak dihargai. Sebaliknya, self service di negeri sakura menjadi setiap individu di Jepang memupuk jiwa kemandirian dalam hidup. Cobalah lihat kebanyakan orang Jepang, mereka bukanlah orang yang manja. Berkaitan dengan self service di Jepang, jangan kaget jika Anda akan melakukannya sendiri untuk diri Anda.

Self Service Saat Berbelanja

Di Jepang, ada beberapa pusat perbelanjaan yang mengharuskan Anda untuk melakukan self service. Beberapa supermarket, swalayan, dan pusat perbelanjaan khusus seratus yen menerapkan sistem self service. Pastikan Anda tidak kebingungan saat berada di kasir untuk membayar barang belanjaan Anda. Namun petugas kasir menyuruh Anda membawa keranjang belanjaan Anda ke meja kosong yang tidak jauh berada di seberang kasir.

Jika memang Anda tidak membawa kantong tempat belanja, maka ketika kasir menanyakan apakah perlu tambahan membeli kantong belanjaan, maka katakan iya. Namun jika Anda cukup membawanya di tas ransel atau tas yang Anda bawa, maka katakan tidak pada petugas kasir. Kemudian bawa keranjang belanjaan Anda di meja kosong sebagai tempat khusus self service.

Biasanya di meja tersebut disediakan kertas koran bagi pusat perbelanjaan yang menjual barang pecah belah agar Anda dapat membungkus sendiri gelas, cawan, sampai piring yang mudah pecah. Atau jika belanja di supermarket, maka di meja self service, Anda akan melihat adanya plastik bening yang gratis Anda gunakan sebagai wadah sayuran atau daging. Kemudian jangan lupa kembalikan keranjang belanjaan yang telah kosong ke tempat semula atau tempat yang sudah disediakan. Jangan asal meninggalkannya di meja tersebut jika tidak ingin ditegur atau digunjingkan orang Jepang.

Self Service Saat Hendak Naik Kereta Api

Di Jepang, kereta api menjadi salah satu transportasi massal. Ketika Anda hendak naik kereta api, pastikan Anda sudah membeli karcis atau tiket kereta api di mesin pembelian tiket kereta api yang sudah disediakan. Lihat dari jalur kereta api yang terpampang di bagian atas mesin pembelian tiket. Setelah tahu ke arah mana yang Anda tuju, maka belilah tiket kereta api melalui mesin tersebut, ikuti petunjuk yang tertera. Disediakan dalam bahasa Jepang dan bahasa Inggris. Jadi, jangan takut bingung saat membeli. Dan jika kebetulan uang yen Anda miliki dalam nominal tinggi. Misal seribu yen namun Anda hanya perlu membayar empat ratus tujuh yen, maka tidak maslaa. Mesin tersebut akan memberikan kembalian secara otomatis dan jika Anda akan menukarnya pun juga dapat dilakukan.

Self Service Saat Naik Bus

Di Jepang, ketika hendak naik ke bus, Anda diharuskan untuk mengambil karcis bus yang ada di sisi pintu masuk bis. Kemudian lihat angka yang etrtera di karcis tersebut. apakah satu, dua, atau lainnya. Kemudian lihat di monitor yang terpasang di atas bis. Tepatnya di depan dekat supir bus. Disana ada beberapa angka yang tertera lengkap dengan biaya bis. Setiap jarak yang Anda tempuh akan memakan biaya perjalanan yang berbeda. Alias jauh dekat berbeda. Jika kebetulan Anda menerima karcis dengan angka tiga dan hendak turun di pemberhentian bis, lihat di monitor tepat angka tiga. Berapa yen yang harus Anda bayarkan. Jangan berikan pembayaran kepada supir bis. Namun masukkan ke kotak bening yang ada di samping supir bis. Jangan pula memasukkan lembaran uang yen melainkan koin yen. Jika Anda tidak memiliki koin yen, maka terdapat mesin penukar koin di dalam bis. Biasanya untuk lembaran seribu yen. Barulah setelah Anda memasukkan karcis dan koin sesuai biaya yang seharunya, Anda dapat turun dari bis.