Santai di Pantai Marina Semarang

Pantai identik dengan pasir, birbir pantai yang dapat digunakan untuk bermain air, dan juga melihat karang. Namun ternyata ketika Anda mengunjungi pantai satu ini di Semarang. Anda akan melihat pantai yang berbeda dari bentuk pemandangan pantai pada umumnya. Namanya adalah pantai Marina berada di Semarang. Ketika Anda berwisata ke Semarang, cobalah untuk mampir sejenak melihat apa yang berbeda dari pantai ini. Dapat dikatakan tidak terlalu ramai namun juga tidak sepi. Pantai Marina menjadi salah satu obyek wisata di Semarang yang dikunjungi wisatawan ketika berada di ibukota propinsi Jawa Tengah ini. Daripada Anda bertanya-tanya mengenai apa yang berbeda dari pantai Marina, lebih baik lihat secara singkat ulasan perbedaan yang menjadikan pantai Marina menjadi pantai yang berbeda.

Pantai Marina Tanpa Memiliki Pasir

Biasanya wisatawan akan sangat senang duduk-duduk di pasir pantai ketika berwisata di pantai. Namun ketika Anda berkunjung ke pantai Marina, Anda tidak akan menemukan pasir pantai yang terhampar luas. Anda dapat duduk di pinggiran seperti pagar pembatas pantai untuk menikmati keindahan air di pantai Marina. Perbedaan tidak memiliki pasir pantai untuk pantai Marina memang sangat nyata. Namun meskipun Anda nanti juga akan melihat pasir di tepian pantai Marina, jelas jauh berbeda dengan pasir pantai yang terhampar luas untuk pantai-pantai pada umumnya.

Masih Banyak Ilalang Di Sekitar Pantai

Di sekitar pantai Marina, Anda akan melihat banyak sekali ilalang yang tumbuh. Bahkan dapat menemukan rumah dan penginapan yang seolah-olah tersembunyi di balik rimbunnya ilalang. Anda akan semakin jelas melihat banyak ilalang yang tumbuh di sekitar pantai Marina ketika menyusurinya dengan kereta kelinci. Tahukah Anda mengenai kereta kelinci? Kereta yang sering dinaiki oleh anak-anak ketika di pasar malam. Dan itu ada di pantai Marina untuk mengajak wisatawan berkeliling pantai Marina dan juga sambil melihat rimbunnya ilalang yang tumbuh. Namun jangan kaget jika ketika berkeliling dengan kereta kelinci Anda akan mudah menemukan pasangan muda yang sedang berduaan. Pemandangan seperti itu “dianggap” biasa di sekitar pantai Marina.

Banyak Penjual Kuliner Namun Bukan Kuliner Hasil Pantai

Biasanya ketika Anda melihat penjual kuliner di pantai Marina akan melihat penjual ikan mentah atau ikan yang sudah matang. Namun di pantai Marina, Anda tidak akan menemukannya. Melainkan menemukan banyak penjual bakwan kawi, penjual bakso, penjual es dawet, penjual es krim, dan yang bukan hasil dari pantai Marina. Jadi jangan banyak berharap selepas wisata dari pantai Marina akan membawa oleh-oleh ikan. Karena memang tidak ada oleh-oleh dari hasil pantai di pantai Marina.

Ada Kapal Penumpang Dan Speedboat

Jika Anda ingin melihat keindahan air pantai Marina secara lebih dekat, maka naiklah kapal penumpang yang ada di sana. Anda cukup membayar lima ribu rupiah. Namun kapal penumpang tersebut hanya akan berjalan jika banyak yang ingin naik. Kemudian ada pula speedboat yang terombang-ambing ombak pantai Marina di sana. Anda juga dapat naik speedboat dengan membayar lima puluh ribu rupiah dengan syarat yang sama. Yaitu, asal satu speedboat dapat penuh sesuai kapasitas di dalamnya. Jika hanya Anda yang naik, maka sudah pasti kapal maupun speedboat akan rela mengantarkan Anda berkeliling pantai Marina. Jadi, ajak yang lain ketika Anda ingin naik kapal penumpang ataupun speedboat di pantai Marina.