Pengertian dan Cara Menjadi Anak Gaul Yang Sesungguhnya

Pengertian Gaul

  • Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) gaul adalah hidup berteman atau bersahabat.
  • Menurut anak zaman sekarang gaul adalah tau tentang segala sesuatu yang lagi ‘happening’ di kalangan muda.
  • Gaul juga didefinisikan mereka yang mempunyai banyak uang dan suka nongkrong ditempat-tempat mewah.

Kalau kalian bagaimana? Apa definisi kalian tentang gaul itu sendiri?

Mereka yang dibilang gaul sebenarnya adalah mereka yang bisa akrab dengan siapa saja, tidak kenal umur, agama, ras dan sebagainya.

Anak gaul tidak memilih teman, tidak memilih tempat. “Ah gw maunya temenan sama yang punya Apple aja”, atau “Gimana ya, dia kan gak lulus SMA…”

Mungkin kadang kita tidak mengatakannya secara tersurat, secara sadar atau tidak sadar kadang kita membentengi diri kita dengan pikiran-pikiran semacam itu.

Jadi pada intinya menjadi anak gaul adalah upaya kita berusaha mengenal orang lain, memahami orang lain, berusaha dekat dengan orang lain tanpa melihat siapa mereka. Jadi ini dilihat bagaimana kita berkomunikasi dengan orang lain. Bagaimana kita bersikap saat bertamu orang lain, bukan hanyateman baik kita, tapi siapapun yang kita temui.

Mungkin hal-hal dibawah ini bisa kamu lakukan untuk membangun komunikasi dan interaksi dan menjadi orang yang “Asik & Gaul” dan bisa lebih dekat dengan orang lain.

1. Tersenyum

Kita sama-sama setuju, pada dasarnya kita melakukan apa yang orang lain lakukan terhadap kita, secara tidak sadar biasanya kita akan tersenyum bila ada yang tersenyum kepada kita. Ambil contoh saat kita menemui segerombolan orang saat kita mengikuti sebuah seminar atau pertemuan, kita akan lebih cepat berkenalan dengan mereka yang lebih banyak tersenyum dibanding dengan mereka yang tidak berekspresi sama sekali. Jadi untuk memulai percakapan, atau menjadi orang ‘asyik’ mulailah tersenyum. :).

2. Ingatlah Nama Mereka

Ini adalah hal yang cukup sering terjadi. Melupakan nama orang. Ini kadang terjadi dengan orang yang baru kita kenal. Cobalah untuk mengingat nama mereka, dan panggil mereka dengan nama saat berjumpa dan saat mengakhiri perjumpaan, “Hey Anto, sampai ketemu lagi” tentu kalimat ini lebih bagus daripada, “Woy, sampai jumpa lagi ya”, atau “Eh, ketemu lagi ya ntar”. Nah hal ini bisa memberikan kesan yang lebih kepada mereka tentang diri kita.

3. Tanya Tentang Pribadi Mereka

Jangan pernah! Saya ulangi jangan pernah lebih banyak menceritakan apapun tentang kita. Jangan sampai menciptakan percakapan “Me Talk/ME story” tanpa menanyakan cerita lawan bicara. Apalagi kalau kalian sudah lama tidak berjumpa dengan mereka, atau mungkin orang yang baru kita jumpai. Tanyakan dulu tentang mereka, siapa mereka, apa pekerjaan mereka, atau apapun yang bermanfaat untuk mereka.

Nah buat para jomblo, jangan lebay dalam memakai tips yang satu ini, belum apa-apa nanti malah langsung bertanya, “Udah punya pacar mbak?” wah, kalau begitu kalian hanya akan memperpanjang usia jomblo kalian.

4. Setuju Dengan Mereka

Nah selanjutnya kalau kalian sudah membuat mereka berbicara tentang diri mereka, setujulah dengan topik yang mereka bicarakan, walaupun terkadang ada beberapa yang tidak kalian setujui. Karena jika ingin membuka percakapan lancar jangan ada argumen terlebih dahulu. Nah, ini menjadi tips berikutnya.

5. Hindari Argumen

Nah ini sangat penting, jangan pernah memulai percakapan yang singkat dengan argumen, karena ini akan memberikan kesan pada lawan bicara kalian, kalau kalian adalah orang yang suka menang sendiri, atau orang yang gak asik karena belum apa-apa sudah membantah, bukan diskusi yang nantinya akan terjadi. Tetapi malah situasi yang canggung apalagi jika nantinya kalian bertamu dengan mereka dalam waktu dekat atau waktu yang lama.

6. Simak Menyimak Lebih Lama

Nah, ini adalah tips yang paling saya sukai. Banyak sekali gunanya untuk tips yang satu ini dalam kehidupan kita berkomunikasi. Kenapa?

Ini jawabannya:

Tadi diatas sudah ada di nomor tiga, tanya pribadi mereka. Kalau kita tidak tahu akan topik yang dibicarakan, kita bisa diam saja mendengarkan. Misalnya kalian adalah gamer, sedangkan lawan bicara kalian adalah mereka penyuka Vespa kadang gak nyambung kan? Tidak masalah, dengarkan saja, dan tanya lebih banyak tentang pengetahuan Vespa yang ia miliki.

Gunanya?

Nanti ketika kalian bertemu orang lain yang ternyata penyuka Vespa juga, setidaknya kalian tau sedikit tentang Vespa pembicaraan nantinya juga akan asyik karena mereka pikir kalian tertarik dengan hal yang menarik juga bagi mereka. Jadi, simaklah lebih lama, jadilah banyak tau. Karena Gaul adalah mereka yang punya pengetahuan luas, tidak harus belajar dengan buku atau baca majalah kok, perbanyak bertemu orang dan ambillah adopsilah cerita mereka untuk bahan kalian membuka pembicaraan kepada orang lain.

Sampai sekarang?

inilah yang saya lakukan untuk membuka pembicaraan kepada orang lain, cerita dan pengalaman teman-teman saya yang beragam saya rekam dan saya jadikan bahan untuk dekat dengan orang lain.

Tapi ingat, jangan pernah sok tau!!!! Cukup keluarkan info-info yang kalian tau saja.

Semoga tips nya bisa bikin kalian jadi anak Gaul sesungguhnya tanpa banyak mengeluarkan uang untuk membeli gadget terbaru maupun nongkrong-nongkrong gak berguna.