Categories
Uncategorized

Mengenal Sila ke-Lima Pancasila dan Contoh Sikap di Masyarakat

Sila ke-5 Pancasila berbunyi “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.”

Lambang yang menggambarkan sila ini adalah padi dan kapas. Keduanya sangat mencerminkan sesuatu yang penting bagi rakyat.

Padi yang bisa menjadi sumber makanan pokok masyarakat Indonesia. Bahkan ada kalimat yang populer di masyarakat yaitu jika orang Indonesia belum dikatakan sudah makan jika belum makan nasi. Artinya pangan pokok seperti nasi merupakan kebutuhan masyarakat Indonesia yang tidak bisa dihilangkan.

Sementara kapas digambarkan sebagai pakaian yang merupakan kebutuhan masyarakat yang lain. Pakaian melindungi kita dari panas, dingin dan dari kejahatan lain.

Membicarakan tentang padi. Indonesia merupakan negara yang subur secara tanah, dibuktikan dengan pepohonan, buah-buahan hingga sayur mayur berlimpah di negara Indonesia.

Jika dibandingkan dengan negara lain Indonesia terbilang sangat beruntung memiliki kekayaan alam sebesar ini. Kita patut mensyukurinya.

Keadaan Indonesia yang mempunyai perbedaan membuat keadilan sangat dibutuhkan. Tidak memandang siapa dirimu keadilan memang harus ditegakkan.

 

Mau berbeda suku, agama, ras hingga berbeda pendapat kita mestinya memegang prinsip keadilan.

Berikut contoh perilaku yang mencerminkan sila kelima pancasila.

 Penerapan di lingkungan sekolah

  • Melaksanakan gotong royong.
  • Mengerjakan tugas dan mengumpulkan tugas secara tepat waktu.
  • Tidak mengejek teman yang berbeda.
  • Bersikap ramah pada teman yang berbeda dengan kita.

 

Penerapan di lingkungan keluarga

  • Menjalankan tugas di rumah.
  • Tidak berbohong kepada orang tua.
  • Berperilaku baik terhadap kakak dan adik.
  • Tidak bertengkar dengan adik atau kakak.

 

Penerapan di Lingkungan Masyarakat

  • Mendahului kepentingan umum dibandingkan kepentingan pribadi.
  • Melakukan musyawarah.
  • Tidak memaksakan kehendak diri sendiri.

 

 

Pancasila sila ke lima membuat kita menyadari keadilan di masyarakat sangat penting.

Dalam hidup kita menginginkan kebahagiaan dan ketenangan. Tahukah kamu kalau hal ini merupakan salah satu tujuan bangsa Indonesia. Salah satu hal yang bisa mewujudkannya adalah dengan menerapkan keadilan di Indonesia.

Bangsa Indonesia menjunjung tinggi perasaan senasib dan seperjuangan dengan ini kita menjadi bangsa yang kuat. Dengan perasaan senasib kita bisa mengalahkan penjajah seperti dahulu kala.

Tentu masa penjajah jangan sampai terulang. Cukup menjadi pelajaran bagi sistem negara kedepannya.

Di jaman sekarang masalah dari dalam dan luar sangat berpengaruh menjaga kedamaian negara.

Kita semestinya memahami menghindari konflik dan menjaga kedamaian negara salah satu tugas semua orang.

Dengan rasa toleransi kita bisa membuat keadaan dalam negeri lebih baik. Mungkin perbedaan akan selalu ada dan bisa jadi masalah jika telat ditangani secara cepat.

Namun, saat kita melakukan toleransi dan berfikir secara tenang masalah akan berlalu.

Bertoleransi dalam masyarakat adalah kunci hubungan damai antar warga negara yang baik.

Tidak membuat kerusuhan serta tidak mengejek perbedaan yang ada juga bisa mencegah pertengkaran.

Menerapkan keadilan sosial secara bersama-sama bukan hal yang mudah dan bukan hal yang sulit kita mesti bisa lihat situasi dan kondisi dimana kita harus bersikap.

Pancasila sila ke lima mengajarkan kita agar tetap menjadi seorang warga negara yang lebih bijaksana dan

Kesimpulan yang dimilikinya sila kelima adalah bersikap untuk menjaga keadilan di masyarakat karena sangat penting bagi negara Indonesia.

Menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari akan terasa mudah jika kita menyadari jika perdamaian Indonesia bukan hanya butuh dukungan dari pemerintah tapi dari masyarakat juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *