Mengatasi Anak Yang Masih Susah Belajar

Belajar masih menjadi musuh bagi sebagian anak-anak. Setiap kali orang tua mengingatkan untuk belajar, anak akan langsung lari terbirit-birit untuk jauh dari orang tua. Atau bersembunyi agar tidak jadi disuruh belajar. Sebaliknya, ketika anak disuruh orang tua untuk bermain, maka anak akan langsung mematuhi. Padahal sama-sama untuk melakukan kegiatan. Namun mengapa anak Anda termasuk yang masih susah untuk belajar? Anda tidak perlu risau jika itu terjadi pada anak Anda. dengan mampu mengatasi melalui langkah berikut ini, diharapkan anak Anda menjadi lebih mudah untuk belajar.

1. Tanyakan, Kapan Anak Mau Belajar

Orang tua tidak perlu terlalu menuntut anak untuk belajar dan belajar. Bersikaplah dengan lebih lunak saat akan menyuruh anak Anda untuk belajar. Dengan menanyakan kapan anak Anda mau belajar. Jika anak menjawab bahwa dia masih ingin bermain, maka biarkan saja. Jika Anda memaksanya untuk belajar saat anak masih ingin bermain, yang terjadi adalah anak Anda tidak konsentrasi dengan apa yang dia pelajari. Namun ketika anak sudah menjawab bahwa masih ingin bermain, maka biarkan. Kemudian lanjutkan dengan pertanyaan, kapan anak Anda akan selesai bermain. Jika anak Anda kemudian menjawab setelah bermain akan belajar, maka tunggu sampai anak selesai bermain. Dengan anak sudah mengatakan bahwa dia akan belajar, maka setelah bermain ada janji yang harus dia tepati kepada orang tua yaitu, belajar. Sebab anak sudah merasa bahwa orang tuanya mengijinkan untuk bermain.

2. Tanyakan, Apakah Ada Kesulitan Saat Belajar

Orang tua harus selalu mendampingi saat anak belajar. Dapat dengan menemani di dekatnya atau berada di sekitar anak saat belajar. Pastikan anak Anda tidak mengalami kesulitan saat belajar sendiri. Dengan menanyakan apakah ada kesulitan yang dialaminya. Terkadang anak susah belajar dikarenakan saat dia belajar sendiri tidak mampu mencerna dan memahami materi pelajaran yang dipelajari. Dan jika anak Anda mengatakan kesulitan, maka ajarilah anak Anda belajar. Jika Anda kesulitan, maka lebih baik untuk mencari pertolongan dengan memanggil guru privat. Namun terlebih dahulu tanyakan apakah anak Anda mau belajar bersama guru privat. Sehingga anak Anda tidak akan belajar karena terpaksa.

3. Tanyakan, Mengapa Anak Tidak Mau Belajar

Jika orang tua sudah kehabisan akal untuk menyuruh anaknya belajar, maka penting untuk menanyakan seperti ini. Mengapa anak Anda tidak mau belajar. Dengarkan apa jawaban anak. Sedapat mungkin Anda harus tahu apa keinginan anak. Jika anak Anda menjawab dia mau belajar asalkan ditemani, maka turuti keinginannya itu. Atau jika anak Anda menjawab dia selalu merasa bosan belajar lama-lama, maka buatlah cara belajar anak Anda dengan lebih menyenangkan. Seperti sambil mendengarkan lagu yang disukai oleh anak Anda tentunya.

4. Tanyakan, Apakah Ada Masalah Di Sekolah

Terkadang, seorang anak yang susah untuk belajar karena terdapat masalah di sekolah. Sehingga menjadikan anak, belajar ataupun tidak, sekolah tetap saja bukan hal yang menyenangkan untuknya. Untuk itu, orang tua harus peka jika anak Anda mengalami masalah yang demikian. Tanyakanlah kepada anak Anda apakah memang ada masalah di sekolah. Jika memang ada, apa itu. Sedapat mungkin Anda dapat memberikan nasihat yang membantu untuk mengatasi masalah yang dialami oleh anak Anda. Ketika anak Anda mampu mengatakan masalahnya, maka membuat anak menjadi lebih tenang dan lega. Diharapkan anak Anda pun akan lebih mudah ketika Anda suruh untuk belajar.