Manfaat Jika Anak Memiliki Binatang Peliharaan

Masih adakah orang tua yang begitu tegas melarang anak ketika ingin memiliki binatang peliharaan? Sebenarnya apa yang membuat Anda begitu tegas melarang. Padahal tidak ada sisi negatif yang akan terjadi jika anak Anda sudah memintanya seorang diri. Dengan anak meminta kepada orang tua untuk memiliki binatang peliharaan, maka secara langsung anak sudah berniat akan menjaga dan merawat binatang peliharaannya. Meskipun nantinya peran orang tua tetap harus mendampingi perawatan binatang peliharaan milik anak.

Biarkan Anak Memiliki Binatang Peliharaan

Jika anak meminta kepada Anda untuk memiliki bintang peliharaan, maka ijinkanlah. Selama binatang peliharaan yang dipilih memang pantas untuk dipelihara. Seperti kucing, anjing, ikan, burung, kura-kura, hamster boleh-boleh saja Anda menurutinya. Asalkan Anda tidak menyetujui untuk memelihara buaya, ular, atau binatang yang memang berbahaya dan dilarang untuk dipelihara di rumah.

Memiliki Binatang Peliharaan, Anak Berlatih Tanggung Jawab

Jika anak sudah meminta sendiri kepada Anda untuk memelihara kucing, misalnya. Maka turutilah. Tanpa diduga, anak akan memupuk sifat tanggung jawab dalam dirinya. Bahkan menjadi semakin patuh kepada Anda, orang tua. Sebab Anda tentu perlu memberikan perjanjian terlebih dahulu sebelum menuruti keinginan anak untuk memiliki binatang peliharaan. Seperti harus memberi makan dengan teratur, memandikan ketika memang harus dimandikan, membuang kotoran, sampai mengajak bermain jika itu anjing atau kucing.

Anak Akan Merasa Semakin Dewasa

Dalam diri anak Anda, ketika tahu bahwa orang tuanya menyetujui mereka boleh memiliki binatang peliharaan adalah rasa bangga. Bangga yang menunjukkan bahwa anak sudah semakin dewasa. Dapat dipercaya memiliki, merawat, dan menjaga binatang peliharaan. Bahkan anak Anda pun akan terlihat semakin dewasa ketika dengan begitu bangganya bercerita kepada temannya bahwa dia memiliki binatang peliharaan di rumah.

Memupuk Rasa Kasih Sayang Tinggi

Seorang anak yang diberikan tanggung jawab binatang peliharaan, maka anak juga akan memiliki rasa kasih sayang. Anak akan sayang dengan binatang peliharaannya. Dan tanpa disadari juga akan memiliki sifat kasih sayang kepada sesama.

Memiliki Sifat Peduli Dengan Lingkungan

Perasaan anak yang telah dididik untuk merawat dan menjaga binatang peliharaan akan memiliki sifat peduli dengan lingkungan. Dengan kata lain, anak tidak hanya peduli dengan dirinya sendiri. Ketika memiliki binatang peliharaan, anak menjadi perlu melihat kondisi binatang peliharaan setiap saat apakah baik atau tidak. Secara tidak langsung juga mengajarkan anak untuk peduli dengan lingkungan sekitar. Terlebih jika anak Anda memiliki binatang peliharaan anjing. Saat mengajak jalan-jalan tentu anak menjadi tanggap dengan apa yang terjadi di lingkungan sekitar.

Anak Tidak Kesepian Karena Memiliki Teman

Binatang peliharaan akan menjadi teman yang setia bagi anak Anda. Untuk itu, memang tidak melarang anak untuk menolak memiliki binatang peliharaan. Biarkanlah anak memiliki teman sejati binatang peliharaan. Selain teman di sekolah, tetangga, dan lainnya. Binatang peliharaan akan menjadi teman ketika anak Anda berada di rumah. Terlebih jika Anda adalah orang tua yang sibuk. Paling tidak ketika Anda belum pulang dari kerja, anak dapat bermain dengan binatang peliharaannya tanpa merasa kesepian.

Jika Anda masih beranggapan menghadirkan binatang peliharaan bagi anak akan menyebabkan efek negatif. Karena sejak awal Anda sudah beranggapan demikian. Anda yang memang sudah memiliki pikiran tidak baik. Namun menjadi positif, jika Anda memandang efek positif dengan anak dipercaya untuk memiliki binatang peliharaan. Coba lihat perkembangan yang signifikan dalam diri anak Anda ketika sebelum dan sesudah memiliki binatang peliharaan di rumah.