Sunday , February 5 2023

Makna dan Penerapan Sila Ketiga Pancasila

Pancasila telah resmi menjadi ideologi bangsa Indonesia. Arti dari ideologi bangsa adalah seperangkat gagasan yang berisi cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia.

Fungsi pancasila adalah pedoman serta sumber hukum yang jadi panutan serta patokan bagaimana Indonesia terbentuk. Bukan cuma itu pancasila juga mencerminkan bagaimana kita sebagai warga negara Indonesia berperilaku sehari-hari.

Tentunya hal ini jadi bukti kalau pancasila disusun dengan rapih oleh orang-orang hebat di masa lalu. Jangan lupakan beberapa orang penting dalam pembentukan pancasila.

Beberapa orang penting yang menciptakan pancasila ialah Muhammad Yamin yang memberikan usulan poin-poin penting dalam pancasila, total ada lima gagasan yang dia berikan saat pembentukan pancasila loh.

Dr. Soepomo. Sama seperti Mohammad Yamin beliau juga memberikan kontribusi dengan pendapat tentang pancasila. Bedanya Dr soepomo mempersingkat poin tentang pancasila.

Sementara presiden Indonesia, Ir. Soekarno memberikan gagasan yang dikenal dengan Pancasila, Trisila, dan Ekasila.

Dari berbagai poin dan usul para pahlawan tentang pancasila memberikan hasil sebagaimana yang kita kenal sila-sila pancasila. Ir. Soekarno saat berpidato pada tanggal 01 Juni 1945 tentang hasil pancasila sebagai dasar negara.

Indonesia beragam jenis bahasa, suku, pulau, agama dan lain-lain dengan adanya pancasila rasa nasionalisme kita akan terbentuk sebagaimana dalam sila ke-tiga

“Persatuan Indonesia.”

Kita telah menyadari betapa luasnya dan beragam perbedaan bangsa Indonesia. Dengan ini kita harus semakin yakin untuk selalu menjunjung persatuan Indonesia.

Beragam perbedaan artinya banyak pendapat yang mungkin berbeda. Berselisih atau berbeda pendapat bukan hal baru di Indonesia. Jika kita tidak punya rasa persatuan yang kokoh tidak mungkin akan terus bersatu.

Ancaman dari luar dan dari dalam sewaktu-waktu bisa memecah kita. Rasa ingin terus bersama dan bersatu menjadi keinginan kuat agar kita semakin menjadi bangsa yang tidak mudah dikalahkan.

Dengan menjalankan toleransi atas keberagaman di Indonesia serta gotong royong bisa menjadi solusi bagaimana permasalahan diatasi.

Sila ketiga dilambangkan pohon beringin. Biasanya pohon beringin menjadi tempat yang adem bagi sekitar, makhluk hidup bisa duduk jika kepanasan karena matahari dan jika hujan pohon beringin bisa menyerap air.

Banyak manfaat yang dimiliki pohon beringin dan melambangkan negara Indonesia yang sopan, santun, kuat dan kokoh.

Lalu apa contoh perilaku yang bisa kita lakukan menurut sila ketiga?

1. Menyaring informasi yang masuk

Di zaman sekarang kita banyak mendapat informasi dengan mudah. Sekali buka google langsung bertebaran berita tentang apapun.

Sebagai warga negara yang bijak jika kita dapat informasi tentang negara maka hal yang harus dilakukan adalah bertanya lagi apa berita ini fakta atau hoax.

 

Jika hoax kita bisa langsung tinggalkan berita seperti itu karena bisa memecah persatuan Indonesia. Berita hoax di bungkus dengan bagus tapi bukan fakta. Yuk lebih bijak lagi.

2. Mencegah pertengkaran karena perbedaan

Ketika kita bertemu dengan seseorang yang punya perbedaan dengan diri kita. Jangan langsung di ejek, kita harus bersikap toleransi dengan mereka.

Jika kita mengejek akan ada pertengkaran yang membuat rasa persatuan semakin memudar

3. Bersikap ramah dengan siapapun

Menjadi warga negara yang baik tentu kita akan bertemu dengan perbedaan. Walaupun kita berbeda banyak hal tetap sikap kita harus baik dengan semuanya.

Mau dia kaya, miskin, tua, muda bahkan perbedaan lainnya kita mesti bersikap ramah dan sopan santun.

Sila ketiga pancasila membuat kita harus sadar jika persatuan Indonesia diatas segalanya. Jika persatuan runtuh maka Indonesia akan banyak pertengkaran dimana-mana. Yuk terapkan rasa toleransi seperti yang diajarkan sila ketiga

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *