Keuntungan dan Kelemahan 4 Jenis Investasi Properti

Home » Keuntungan dan Kelemahan 4 Jenis Investasi Properti

Keuntungan dan Kelemahan 4 Jenis Investasi Properti

Simak Keuntungan dan Kelemahan 4 Jenis Investasi Properti Berikut:

1. Properti Kantor

bisnis properti Kantor dilut.com fhru8949ko

alternativemindset.net

Para pengusaha properti banyak sekali yang melakukan investasi utama pada gedung perkantoran. Alasannya karena properti kantor mampu menghasilkan profit yang paling besar dibandingkan dengan jenis properti lainnya. Selain itu lokasinya yang berada di pusat bisnis yang strategis juga menjadi faktor pendorong jenis properti ini menjadi sangat menguntungkan.

Perusahaan pasti memerlukan ruangan kantor untuk kegiatan kesehariannya seperti untuk administrasi, keuangan, operasional dan lain sebagainya. Jadi, selagi perusahaan masih berkembang, maka permintaan akan ruang kantor akan terus meningkat.

Kelemahan dari investasi properti kantor adalah pasar yang cenderung sensitif dengan kinerja perekonomian. Selain itu, biaya operasional kantor yang besar juga akan sangat membebankan keuangan.

2. Properti untuk Ritel dan Perdagangan

Besarnya permintaan terhadap properti ritel dipengaruhi oleh lokasi, kepadatan penduduk di sekitar, tingkat pendapatan penduduk di sekitar dan pertumbuhan penduduk. Contoh dari properti yang ditujukan untuk ritel atau perdagangan adalah mal, pusat perbelanjaan dan ruko yang lokasinya strategis dengan jalan raya.

Tingkat pengembalian yang didapat dari investasi properti untuk ritel lebih stabil dibanding dengan properti perkantoran. Selain itu di negara berkembang, properti ritel menunjukkan kinerja yang baik, terutama jika penjualan ritel sedang mengalami peningkatan.

3. Properti untuk Industri atau Manufaktur

Biaya operasional untuk investasi properti industri biasanya lebih rendah dari investasi properti ritel maupun perkantoran. Investasi yang dapat dilakukan bisa bermacam-macam seperti tempat penelitian, pergudangan, manufaktur dan juga lokasi distribusi.

Beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi di bidang properti industri adalah ketinggian langit-langit bangunan, lokasi yang berdekatan dengan transportasi utama seperti rel atau dermaga laut, kemampuan memuat barang dan yang lainnya.

4. Properti untuk Hunian

investasi properti yang menguntungkan dilut.com 736rtfyujk

sama-magd.com

Hasil yang diberikan oleh investasi properti hunian adalah yang paling stabil jika dibandingkan dengan properti kantor, industri maupun ritel. Alasannya karena dalam kondisi perekonomian yang bagaimanapun, masyarakat tetap membutuhkan tempat tinggal. Oleh karena itu berinvestasi pada properti hunian dapat memberikan pendapatan yang stabil.

Berbeda dengan properti untuk kantor, ritel maupun industri, pembayaran biaya operasional pada properti untuk hunian dapat dibagi antara pemilik dan penyewa. Besarannya tergantung dari kesepakatan antara pihak yang menyewa dengan yang memberikan sewa. Tetapi jika pihak pemberi sewa tidak membuat kesepakatan, maka setiap risiko kenaikan biaya operasional ditanggung oleh pihak pemberi sewa selama masa sewa.

Investasi real estate memang terdengar menjanjikan karena dapat memberikan pendapatan tetap yang stabil. Namun para investor tetap harus membekali diri dengan pengetahuan investasi real estate, karena meskipun ada DIRE, jumlah uang yang dikeluarkan investor untuk investasi real estate bukanlah dalam jumlah yang sedikit.

Itulah beberap pertimbangan sebelum Anda berinvestasi di sektor properti agar tetap mendapatkan keuntungan dan terhindar dari kerugian.

Sumber: koinworks.com

Baca Juga:

2018-10-15T10:32:04+00:00