Keistimewaan Pengasuhan Ayah

Di dunia ini semua ayah baru tidak berpengalaman. Sebagai ayah baru Anda mungkin merasa bingung, bagaimana menjalin ikatan dengan si kecil. Harap maklum, pada saat itu Anda masih mencemaskan istri yang tampak lelah setelah melahirkan, meragukan kemampuan keuangan, dan masih ragu dengan kemampuan Anda sebagai seorang ayah baru. Itu adalah fase Anda sebagai ayah baru yang harus Anda lalui.

Anda tak bisa menjadi ayah yang sempurna dalam sekejap. Anda bisa saja melakukan kesalahan saat mengganti popok, terlalu kental saat membuat susu, kena semprot air kencing putri Anda, dan Anda kurang cermat dan teliti ketika membersihkannya dengan tisu basah. Jalani saja pengalaman keren itu sebagai ayah baru.

Jangan pernah berpikir bahwa hanya ibu yang memiliki kontak batin dengan anaknya. Seorang ayah pun bisa menjalin kontak batin dengan anaknya hatinya. Anda harus memperjuangkannya! Sebab, banyak penelitian mengatakan, cara ikatan batin ayah dengan yang berbeda dengan ibu, akan memberi dampak positif bagi anak dalam kehidupannya kelak di masa depan.

Anak laki-laki yang diasuh dengan keterlibatan ayah akan lebih mengenal dunia pria. Anak perempuan akan memiliki hubungan yang sehat dengan teman prianya kelak, karena ia belajar dari ayahnya bagaimana seharusnya seorang laki-laki bersikap. Ayah adalah pahlawan pertama bagi anak laki-laki, dan kekasih pertama bagi anak perempuannya. Sedangkan ibu mengajari anak laki-lakinya tentang betapa pentingnya menghargai perempuan.

Dari riset terhadap 192 bayi yang dimuat dalam Journal of Child Psychology and Psychiatry, DR. Paul Ramchandani, psikiater anak dari Universitas Oxford, Inggris, menemukan bayi yang memiliki ikatan batin dengan ayahnya, selama tiga bulan pertama, kehidupannya setelah sekolah jarang memiliki problem dengan teman-teman.

Begitu pula setelah mereka dewasa dan bekerja. Mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang bahagia. Jadi luangkan waktu Anda minimal sepuluh menit untuk bermain dengan anak Anda sebelum berangkat ke kantor. Kenangan itu akan jadi kado terindah ketika anak Anda dewasa.

Perbedaan Pengasuhan Ayah dan Ibu

Perbedaan pengasuhan ayah dan ibu adalah sebagai berikut:

1. Cara menggendong ayah itu lebih tegas. Berdiri lebih tegak, berjalan lebih cepat, dan gerakan tubuhnya lebih lincah. Ini memberikan anak sensasi yang berbeda, dibandingkan saat digendong ibu yang gerakannya lebih halus dan lambat.

2. Saat anak sudah lebih besar, ayah lebih senang mengajak anak berlari, melompat, melempar, atau memanjat (bagi anak laki-laki). Anak pun menjadi lebih spontan dalam mengambil keputusan. Anak perempuan pun suka diajak bermain bola.

3. Aktivitas ayah yang kasar, mendorong anak aktif bergerak dan terhindar dari obesitas (kegemukan). Aktivitas motorik kasar ini juga membuat anak tahu sebab akibat. Contoh aktivitas motorik kasar adalah : main petak umpet, main cing jongkok, main cing benteng, bermain bola, dan lain-lain.

4. Bagi anak perempuan, bermain kasar pun penting, karena bisa meningkatkan rasa percaya dirinya kelak. Menurut study, anak perempuan yang diasuh dan dirawat oleh ayahnya akan lebih sukses di sekolah. Ayah bukanlah sekedar penyandang dana pendidikan anak atau investor pasif belaka.