Kebudayaan Indonesia yang Diakui UNESCO

9 kebudayaan asal Indonesia yang telah diakui UNESCO

 

1. Candi Borobudur

Candi Budha terbesar di dunia ini terletak di kota Magelang Provinsi Jawa Tengah. Candi Borobudur dibangun pada tahun 770 Masehi dan selesai pada tahun 825 Masehi pada masa pemerintahan Wangsa ( Dinasti ) Syailendra. Candi Borobudur mempunyai luas dasar 123 meter x 123 meter dan tinggi 42 meter. Candi Borobudur diakui oleh UNESCO ( United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization ) sebagai salah satu situs warisan dunia kebudayaan asal Indonesia pada tahun 1991.

2. Candi Prambanan

Candi Hindu Terbesar di Indoesia ini dibagung pada abad 9 Masehi pada masa kerajaan Mataram kuno. Candi Prambanan terletak di perbatasan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah, Tepatnya di kota Sleman Yogyakarta dan kota Klaten Jawa Tengah. Sama seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan juga telah diakui oleh UNESCO menjadi salah satu situs warisan dunia karya Bangsa Indonesia pada tahun 1991.

3. Wayang

Seni pertunjukan ini yang berkembang di daerah Jawa dan Bali. UNESCO pada tahun 2003 juga sudah mengakui, bahwa wayang sebagai Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia asal Indonesia. Pada awalnya kesenian wayang digunakan untuk menyebarkan agama Hindu di Indonesia dengan mengambil tokoh-tokoh dalam cerita Ramayana dan Mahabharata.

4. Situs Manusia Purba Sangiran

Sangiran adalah Situs Manusia Purba yang terletak di Provinsi Jawa Tengah Indonesia. Pada Situs Sangiran ini banyak ditemukan fosil-fosil manusia Purba dan telah banyak para Ilmuwan dari penjuru Dunia yang melakukan penelitian di daeran ini. Situs Arkeologi Sangiran telah didaftarkan UNESCO sebagai warisan Dunia ( Sangiran Early Man Site ) pada tahun 2004.

5. Keris

Keris diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia non benda asal Indonesia pada tahun 2005. Keris banyak ditemui di wilayah Indonesia bagian barat dan tengah terutama di wilayah pulau Jawa. Keris terbuat dari Logam dengan bentuk berlekuk-lekuk dan dibagian ujungnya runcing. Fungsi Keris pada masa lalu adalah digunakan sebagai senjata dalam perang. Beberapa Keris yang terkenal dan melegenda adalah Keris Empu Gandring dan Keris Pusaka Setan Kober.

6. Batik

Batik adalah kerajinan dari bahan kain yang bergambar motif-motif tertentu yang berkembang di Indonesia. Batik dilukis dengan Canting yang berisi cairan Lilin, setelah selesai dilapisi dengan cairan Lilin, maka kain akan dimasukkan ke dalam cairan yang berisi zat pewarna sehingga motif yang di inginkan akan terbentuk dengan warna yang indah sesuai keinginan pengrajin Batik. Batik diakui UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi asli Indonesia pada tahun 2009.

7. Angklung

Angklung adalah alat musik tradisional asli Sunda Jawa Barat Yang terbuat dari Bambu. Angklung adalah jenis alat musik Multitonal ( bernada ganda ) dan dapat dibunyikan dengan cara di goyang-goyangkan. UNESCO mengakui Angklung menjadi sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Non bendawi Manusia asal Indonesia pada tahun 2010.

8. Tari Saman

Tari Saman adalah Kesenian Tari Pertunjukan yang unik berasal dari Provinsi Daerah Istimewa Aceh. Tarian ini digunakan saat perayaan penting dalam adat Aceh. Pada tahun 2011 UNESCO telah mencatat Tari Saman menjadi Daftar Representative Budaya Takbenda Warisan Manusia asal Indonesia.

9. Subak

Pada tahun 2012 Subak ditetapkan UNESCO menjadi Situs Warisan Dunia. Subak adalah sistem pengairan lahan persawahan tradisional yang berkembang di daerah Bali. Teknologi warisan Subak terbukti mampu bertahan mengatasi kerusakan lahan.