Investasi Keuangan Dengan Reksadana

Reksadana merupakan metode investasi yang memberikan profit lumayan tinggi. Masyarakat sekarang ini lebih terbuka dengan adanya Reksadana namun masih banyak masyarakat yang lebih memilih tabungan atau deposito daripada Reksadana. Hal ini tentunya sangat disayangkan karena seperti yang kita tahu tabungan tidak bisa memberikan profit kepada kita. Bahkan uang yang ada dalam tabungan kita terus berkurang dengan adanya pengurangan biaya admin dan biaya lainnya. Selain itu, inflasi yang tinggi bisa jadi menggerus uang yang ada dalam tabungan atau deposito.

Reksadana juga bisa saja tergerus karena adanya inflasi namun profit yang didapat dari reksadana ini lebih besar daripada inflasi sehingga setidaknya bisa menutupi jika terjadi inflasi. Selain itu, reksadana bukan hanya bisa dilakukan oleh para pemegang saham yang bermodal besar namun reksadana bisa dilakukan oleh siapa saja. Hal ini dikarenakan reksadana mempunyai investasi minimum yang bisa diikuti oleh siapa saja bahkan oleh mahasiswa sekalipun.

Untuk melakukan investasi melalui reksadana ini maka anda memerlukan biaya minimal sebesar 100 ribu rupiah. Anda bisa membayangkan dengan uang seratus ribu rupiah maka anda sudah bisa berinvestasi melalui Reksadana. Anda bisa mulai menyimpan uang kurang dari 4 ribu rupiah setiap harinya untuk berinvestasi melalui reksadana ini. Reksadana ini tidak menjamin anda akan kaya dengan cepat karena setiap investasi pasti ada risikonya masing-masing.

Jika anda mengambil resiko yang lebih besar maka anda akan mendapatkan profit yang lebih besar juga. Anda harus berani mengambil resiko jika akan melakukan investasi. Reksadana ini merupakan investasi jangka panjang jika anda ingin mendapatkan profit yang lumayan besar. Namun ada reksadana yang bisa dijual dalam waktu 3 bulan, tentu saja profitnya tidak besar bahkan bisa merugi jika ada biaya penjualan dan biaya lain-lain yang harus anda bayar.

Idealnya reksadana sudah bisa mendapatkan untung dalam waktu 1 tahun namun ini khusus untuk reksadana pendapatan tetap. Reksadana pendapatan tetap ini merupakan reksadana yang profitnya lumayan stabil dan anda bisa menjualnya dalam waktu yang singkat, antara 1-2 tahun. Ini sangat cocok untuk anda yang tidak suka melakukan spekulasi. Reksadana campuran merupakan reksadana campuran antara Reksadana pendapatan tetap dan reksadana saham. Idealnya reksadana ini bisa dijual dalam waktu 3-5 tahun. Hal ini dikarenakan jika dijual dalam waktu yang singkat, Reksadana ini belum mendapatkan profit yang maksimal sehingga anda harus menunggu sedikit lebih lama.

Reksadana yang paling cocok untuk anda yang tidak takut berspekulasi dan ingin mendapatkan profit yang besar adalah reksadana saham. Reksadana ini cocok untuk anda yang mencari investasi jangka panjang yaitu lebih dari 5 tahun. Anda bisa mendapatkan profit yang besar jika anda berani mengambil resiko. Hal ini dikarenakan seperti yang kita tahu pasar saham merupakan pasar modal yang tidak stabil. Jadi, bisa saja anda mendapatkan untung yang besar atau tidak mendapatkan untung sama sekali.

Untuk anda yang ingin membeli Reksadana maka anda harus memilih manajer investasi yang berpengalaman. Anda bisa melihat dari latar belakang manajer investasi tersebut. Anda bisa mempelajari terlebih dahulu prospektus yang diberikan untuk reksadana yang ingin anda beli. Jika ada yang tidak anda mengerti lebih baik anda tanyakan dengan jelas. Anda harus memilih manajer investasi yang terpercaya untuk mengatur keuangan anda melalui Reksadana.