Gunung Meja Paru-Paru Manokwari Papua Barat

Disebut Gunung Meja karena memang bentuknya yang datang seperti meja. Letaknya hanya 2 Km dari pusat kota Manokwari, Papua Barat. Banyak wisatawan yang memilih untuk berjalan kaki ke sana lalu menikmati sejuknya udara hutan.

Memasuki area ini terdapat sebuah gapura yang mengawali perjalanan kita menikmati Taman Wisata Alam Gunung Meja. Suasananya langsung berbeda ketika kita berjalan masuk ke dalam. Seperti berada di tengah hutan belantara yang jauh dari peradaban. Pohon-pohon menjulang tinggi, keheningan hutan dan udara sejuk. Sejak dulu hutan seluas 500 hektar ini dijadikan paru-paru Manokwari dan sering dijadikan tempat hiking bagi para petualang.

Taman wisata ini juga punya cerita sejarah di dalamnya. Dulu saat Jepang menguasai daerah ini, Gunung Meja dijadikan basis pertahanan tentara Jepang. Saat itu mereka  terdesak oleh serangan sekutu yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan memilih Gunung Meja sebagai basis. Keberadaan Jepang di sini terbukti dengan banyaknya bungker di mana-mana. Tapi bungker ini sudah rusak karena tertimbun tanah atau digunakan untuk penampungan air oleh warga setempat.

Di sini juga terdapat sebuah tugu peringatan yang didirikan oleh tentara Jepang. Tugu tersebut dibangun untuk menghormati tentara mereka yang gugur saat pertempuran dan dikubur di daerah sana. Tugu penghormatan ini tidak begitu besar dan cenderung tidak terlalu terawat dengan baik. Tapi inilah bukti keberadaan Jepang pada Perang Dunia ke-2 di Manokwari.

Pada tahun 1950, Kepala Pemangkuan Hutan Manokwari mengeluarkan larangan untuk menebang pohon di kawasan tersebut. Kemudian pada tahun 1953, disepakati hutan seluas 500 hektar ini akan dijadikan hutan lindung dengan fungsi hidrologi. Baru diresmikan menjadi Taman Wisata Gunung Meja pada tahun 1980 oleh pemerintah Indonesia.Selain tempat wisata, Gunung Meja pun dijadikan tempat penelitian flora dan fauna.

Area Gunung Meja ini memiliki potensi untuk dijadikan objek wisata karena keanekaragaman flora dan fauna serta nilai historis yang terkandung di dalamnya. Kawasan yang masih asri ini menjadi habitat yang potensial bagi kehidupan satwa liar. Hingga saat ini terdapat kurang lebih 93 jenis satwa yang hidup di hutan ini.

Beberapa objek yang dapat dilihat :

1. Tugu Jepang

Tugu yang memiliki nilai historis dan sentimentil untuk Jepang menjadi daya tarik sendiri untuk wisatawan Jepang untuk datang berkunjung dan memberi penghormatan bagi para pahlawan mereka.

2. Mata Air

Di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Meja terdapat mata air yang cukup banyak dan digunakan oleh masyarakat serta PDAM Kabupaten Manokwari untuk keperluan warga sekitar sana. Tercatat ada 44 mata air yang masih aktif dan dapat digunakan.

3. Goa

Di sini juga ditemukan goa alam. Dari 19 goa yang terdapat kawasan Gunung Meja, 4 goa berukuran besar dan beberapa lainnya terdapat mata air.