Contoh dan Cara Investasi yang Pasti Menguntungkan

Home » Contoh dan Cara Investasi yang Pasti Menguntungkan

Contoh dan Cara Investasi yang Pasti Menguntungkan

Anda sedang merencanakan untuk berinvestasi? Investasi jenis apa yang akan Anda pergunakan? Di jaman modern seperti sekarang ini terdapat begitu banyak jenis investasi yang mungkin membuat Anda menjadi bingung harus memilih yang mana.

Untuk membantu Anda menetapkan pilihan terbaik, berikut ini kami jabarkan beberapa contoh dan cara berinvestasi yang pasti menguntungkan:

investasi koin emas dilut ywte536hjnb

Investasi yang menguntungkan (Sumber: radarbangsa.co.id)

1. Cara Investasi Emas yang Menguntungkan

Investasi emas batangan dilut tere566nji87

Investasi emas (Sumber: thinkstockphotos)

Investasi emas merupakan bentuk investasi paling populer yang sudah dilakukan oleh orang tua kita sejak lama.

Cara investasi emas itu sendiri sangat mudah. Sebagai contoh, Anda memiliki modal sebesar Rp 10 juta. Modal tersebut dapat Anda pergunakan untuk membeli emas dengan harga Rp 500 ribu/gram di pegadaian sebanyak 20 gram. Dalam jangka 5 atau 10 tahun kedepan, Anda dapat menjual kembali emas tersebut dengan harga yang lebih tinggi lagi.

Trend Harga Emas

Investasi emas dianggap sebagai salah bentuk investasi yang menguntungkan karena harga emas selalu naik dari tahun ke tahun.

Grafik berikut menggambarkan kenaikan harga emas selama 10 tahun belakangan ini.

Grafik 10 tahun harga emas di Indonesia dilut td54ggt67

Grafik 10 tahun harga emas di Indonesia (Sumber: goldprice.org/id)

Secara sekilas, terlihat jelas bahwa harga emas terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2010, harga emas tercatat sebesar Rp 298.891/gram sementara data terakhir di tahun 2019 tercatat harga emas sebesar Rp 602.611/gram.

Perkiraan Harga Emas 5 Tahun ke Depan

Bila kita melihat trend harga emas yang naik selama 10 tahun terakhir dan berasumsi bahwa trend ini akan terus bertahan hingga 5 tahun ke depan, maka di tahun 2024 nanti, harga emas akan bisa jadi akan berada di kisaran angka Rp 750 ribu. Tentu saja hal ini akan sangat dipengaruhi oleh berbagai hal lain seperti inflasi, kondisi ekonomi global, dan harga emas dunia.

Pada contoh sebelumnya, dengan modal Rp 10 juta Anda bisa berinvestasi emas sebanyak 20 gram dengan harga Rp 500 ribu/gram.

Berapa besar keuntungan yang akan Anda dapatkan 5 tahun ke depan?

Bila kita mengikuti asumsi sebelumnya bahwa harga emas akan mencapai sekitar Rp 750 ribu di tahun 2024 dan Anda menjual emas yang ada, maka harga jual yang akan Anda terima akan dikurangi 10% dari harga dasar.

Hitungan investasinya adalah:

Rp 750.000 – 10% harga dasar = Rp. 750.000 – Rp. 75.000 = Rp. 675.000/gram.

Keuntungan yang Anda peroleh adalah:

(Rp.675.000 – Rp. 500.000) x 20 gram = Rp. 175.000 x 20 = Rp. 3.500.000

Tips agar Anda tidak Mengalami Kerugian di investasi emas:

Agar Anda tidak mengalami kerugian di model investasi emas, ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti:

  • Jadikan emas sebagai modal investasi jangka menengah-panjang, mulai dari 5 tahun dan seterusnya. Untuk investasi jangka pendek, keuntungan yang akan Anda peroleh tidak akan terlalu signifikan
  • Untuk investasi, disarankan untuk membeli emas dalam bentuk batangan atau koin. Tidak ada salahnya membeli perhiasan emas, namun biaya yang Anda keluarkan akan lebih besar karena melibatkan biaya pembuatan perhiasan itu sendiri.
  • Belilah emas di tempat yang aman dan terpercaya seperti di PT Antam, Pegadaian, dan toko emas resmi lainnya.
  • Belilah emas dengan kadar murni. Hindari emas di bawah 18 karat karena akan sulit untuk dijual kembali di kemudian hari. Bila Anda membeli emas batangan dengan kadar murni di tempat terpercaya, Anda akan mendapatkan sertifikat emas yang membuat emas tersebut dihargai lebih tinggi dan diterima dimana saja.

2. Cara Investasi Saham yang Menguntungkan

Selain investasi emas, investasi saham merupakan salah satu pilihan investasi yang juga cukup populer di tengah masyarakat.

Mengapa? Karena investasi saham terbilang menawarkan keuntungan yang besar. Saham merupakan jenis investasi high risk high return, atau investasi dengan resiko yang tinggi dengan keuntungan yang besar.

Resiko investasi saham memang cukup tinggi, namun ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk memastikan bahwa Anda tidak mengalami kerugian nantinya yaitu:

Memahami Prinsip Dasar Saham

grafik sel buy jual beli saham dilut gy7654hgfr3

Prinsip dasar jual beli saham (Sumber: moneysmart.id)

Dalam saham, satuan yang dipergunakan untuk membeli saham disebut dengan lot. 1 Lot = 100 lembar saham.

Anda hanya bisa membeli saham dalam jumlah lot, dan tidak bisa per lembar.

Anda juga perlu memahami bahwa untuk bisa mendapatkan keuntungan dalam investasi saham, maka harga jual saham harus lebih tinggi dari harga beli + biaya trading.

Sebagai contoh:

Harga saham perusahaan A sebesar Rp. 500/lembar, artinya 1 lot saham = Rp. 500 x 100 = Rp. 50.000

Harga beli untuk 1 lot saham = Rp. 50.000 + biaya trading (broker fee/fee trading)

Nilai broker fee berkisar antara 0,15% – 0,2%  dari nilai beli, dan 0,25% – 0,3% dari nilai jual.

Memilih Perusahaan Sekuritas

Untuk bisa bermain di pasar saham, Anda wajib melakukannya melalui perusahaan sekuritas atau sering juga disebut pialang/broker saham.

Pastikan untuk memilih perusahaan sekuritas yang resmi dan terpercaya. Anda bisa mengecek daftar perusahaan sekuritas yang terdaftar di OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan yang sudah terdaftar seperti ini dipastikan aman dan fee tradingnya juga cukup kompetitif.

Mengecek Likuiditas Saham Perusahaan

Selektiflah dalam memilih perusahaan yang akan Anda beli sahamnya. Hal ini dapat Anda lakukan dengan mengecek likuiditas saham perusahaan yang menjadi kandidat, untuk mengetahui apakah saham tersebut bagus untuk dibeli ataukah tidak.

Informasi berupa rincian data keuangan perusahaan dapat Anda peroleh dari website BEI atau dari website perusahaan itu sendiri.

Lakukan analisa cepat untuk melihat laba/rugi perusahaan tersebut. Bila kondisi keuangan menunjukkan keuntungan, maka lakukan analisa lanjutan. Analisa lanjutan ini adalah analisa teknikal berupa tren perubahan harga market baik dari volume hingga harga saham. Selain itu, lakukan juga analisa fundamental berupal laba per saham dan harga saham yang tercantum dalam laporan keuangan selama jangka waktu tertentu.

Strategi Trading Saham yang Aman dan Menguntungkan

Untuk bisa memastikan bahwa trading saham yang Anda lakukan membawa keuntungan, ada beberapa tips yang dapat Anda ikuti yaitu:

  • Hindari berinvestasi hanya pada satu saham saja.

Anda perlu melakukan diversifikasi portofolio yaitu menanamkan dana pada beberapa jenis saham dari kategori yang berbeda-beda. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari kerugian bila terjadi penurunan harga pada salah satu saham Anda. Bila Anda memiliki 5 saham dan 2 di antaranya mengalami penurunan harga sementara sisanya mengalami kenaikan harga, maka Anda tidak akan menderita kerugian. Belilah minimal 5 saham dari sektor atau kategori yang berbeda-beda misalnya saja pertambangan, perbankan, dan lain sebagainya.

  • Lakukan pembelian saham secara bertahap.

Anda mungkin sudah menemukan beberapa perusahaan yang sahamnya ingin Anda beli. Ada baiknya lakukan pembelian saham secara bertahap, misalnya 2-3 kali, jangan semuanya sekaligus. Manfaatnya adalah, bila sewaktu-waktu harga saham perusahaan tersebut turun, Anda bisa melakukan pembelian lagi sehingga harga yang didapatkan adalah harga terbaik.

  • Mempersiapkan dana cadangan

Sebaiknya Anda selalu menyisihkan sekitar 20%-30% dari dana yang ada sebagai dana cadangan dan tidak semuanya dibelikan saham. Dana cadangan ini nantinya dapat Anda pergunakan untuk membeli saham yang sama saat harganya sedang turun. Dengan begini, portofolio saham Anda akan terjaga dengan baik.

  • Berpikir panjang sebelum membeli sebuah saham

Jangan tergoda dengan harga saham yang murah. Dalam beberapa kasus, harga saham yang sedang murah merupakan indikasi bahwa kondisi perusahaan tersebut sedang bermasalah.

  • Lakukan pengecekan saham secara berkala.

Lakukan pengecekan saham secara berkala misalnya saja seminggu sekali untuk melihat apakah harga saham Anda naik atau tidak. Bila harga saham sudah mahal dan berhenti mengalami kenaikan, Anda bisa menjual saham tersebut dan membeli saham lain yang lebih murah.

3. Cara Investasi Properti yang Menguntungkan

Contoh investasi properti dalam bentuk apartemen dilut 7676jjhu8

Contoh investasi properti dalam bentuk apartemen (Sumber: thinkstockphotos)

Investasi di bidang properti terbilang cukup menggiurkan karena tergolong aman dan menguntungkan. Modal yang dibutuhkan memang tidak sedikit, namun keuntungan yang didapatkan akan terus mengalir.

Untuk bisa mendapatkan keuntungan dari investasi properti, ada beberapa hal yang wajib Anda ketahui mulai dari jenis-jenis investasi properti, penilaian sebuah properti, dan tentu saja penentuan harga properti nantinya.

Jenis-jenis Investasi Properti

Setidaknya ada 5 jenis investasi properti yang bisa Anda pilih yaitu:

  • Tanah

Untuk bisa mendapatkan keuntungan dari investasi jenis ini, sebaiknya pilih tanah yang berada di lokasi yang strategis, memiliki status hukum yang jelas, batas-batas tanah jelas, dan sebaiknya tanah dijual dalam bentuk kavling yang tidak terlalu luas untuk memudahkan proses penjualannya di kemudian hari.

Investasi dalam bentuk tanah akan memberikan keuntungan maksimal jika Anda menjualnya dalam jangka panjang minimal 5 tahun yang akan datang. Bila Anda memilih untuk menyewakan tanah kosong, maka keuntungan yang didapatkan sekitar 0,5%-2% per tahun

  • Rumah

Sama halnya dengan investasi tanah, investasi dalam bentuk rumah juga akan memberikan keuntungan maksimal bila Anda menjualnya dalam jangka panjang, terutama bila lokasi rumah cukup strategis.

Untuk sementara itu, Anda bisa menyewakan rumah tersebut kepada orang lain. Namun, Anda perlu menyisihkan biaya khusus untuk perawatan rumah selama rumah tersebut disewakan agar nilainya tidak berkurang.

Keuntungan dari investasi rumah yang disewakan bisa mencapai 3%-5% per tahun.

  • Kos/asrama

Dalam hal perawatan, biaya yang dikeluarkan untuk perawatan kos atau asrama akan jauh lebih besar. Anda juga harus memilih lokasi yang benar-benar strategis misalnya saja dengan dengan kampus, perkantoran, atau pabrik agar kos tersebut tidak pernah sepi dari penyewa.

Keuntungan dari jenis investasi properti ini cukup tinggi yaitu sekitar 5%-7% per tahun.

  • Apartemen/kondominium

Kebutuhan akan hunian vertikal dalam bentuk apartemen atau kondominium semakin meningkat seiring dengan terbatasnya lahan.

Keuntungan yang ditawarkan juga cukup besar yaitu 7%-12% per tahun. Pastikan untuk memilih apartemen dengan lokasi strategis dan manajemen gedung yang baik.

  • Ruko, kios, dan toko

Keuntungan yang ditawarkan dari investasi ruko bisa mencapai 6%-9% per tahun, sementara untuk kios dan toko sebesar 5%-10% per tahun.

Penilaian dan Penentuan Harga Properti

Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam menilai dan menentukan harga properti yang akan Anda beli dan jual nantinya, agar bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal yaitu:

  • Jenis-jenis harga properti.

Ada berbagai jenis harga properti yang akan temukan dipasaran mulai dari harga transaksi yang sesungguhnya, harga reproduksi (harga tanah+harga bangunan baru) yang sering dipergunakan developer, harga permintaan (harga emosional) yang diberikan penjual kepada calon pembeli, harga pasar yaitu harga tanah + harga bangunan baru yang dikurangi dengan nilai depresiasi bangunan (nilai depresiasi atau pengurangan biasanya 5% dari nilai bangunan), dan harga jual cepat yang biasanya dipergunakan oleh bank (sekitar 80% dari harga pasaran properti).

  • Penilaian harga.

Penilaian harga ini sendiri bisa dilakukan dengan melakukan survey lapangan di tengah masyarakat mengenai harga properti yang umum di daerah tersebut, menggunakan jasa broker, atau dengan mencari tahu ketetapan harga properti yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan jasa tenaga ahli penilai properti yang profesional dan independen.

4. Cara Investasi Reksadana yang Menguntungkan

Mekanisme investasi reksadana dilut bdh736gsfr56

Mekanisme investasi reksadana (Sumber: kelasinvestasi.com)

 Sebagian orang yang masih merasa ragu untuk berinvestasi saham memilih untuk berinvestasi di reksadana. Reksadana sendiri pada dasarnya adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk diinvestasikan oleh manajer investasi dari portofolio efek.

Jenis dan Resiko Reksadana

Ada berbagai jenis reksadana yang ada di luar sana, namun secara umum reksadana dibagi menjadi 4 yaitu:

  • Reksadana pasar uang
  • Reksadana pendapatan tetap.

Reksadana pasar uang dan pendapatan tetap cocok digunakan untuk investasi jangka pendek sekitar 1-2 tahun. Keduanya merupakan jenis investasi dengan resiko rendah dan potensi return rendah

  • Reksadana campuran

Reksadana ini menginvestasikan dana pada berbagai  instrumen seperti deposito, obligasi, dan saham. Cocok digunakan untuk investasi jangka menengah sekitar 3 tahun. Reksadana ini memiliki resiko sedang dan potensi return sedang

  • Reksadana saham

Keuntungan reksadana saham paling tinggi diantara jenis lainnya, namun potensi returnnya juga paling tinggi. Cocok digunakan sebagai bentuk investasi jangka panjang diatas 5 tahun

Cara Memaksimalkan Keuntungan Investasi Reksadana

Untuk bisa mendapatkan keuntungan dari investasi ini, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Menyesuaikan antara tujuan investasi dengan jenis investasi yang akan dipergunakan apakah untuk jangka pendek, menengah atau jangka panjang.
  • Memilih reksadana dan manajer investasi yang memiliki ijin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan. Jangan sampai tertipu dengan investasi bodong yang menawarkan keuntungan besar bila mereka tidak memiliki ijin resmi.
  • Memilih manajer investasi yang memiliki rekam jejak yang baik dari tahun ke tahun
  • Memahami betul isi prospektus untuk bisa membandingkan antara jenis reksadana satu dengan yang lain. Sebuah prospektus reksadana seharusnya berisikan informasi berupa nama produk, kinerja produk selama kurun waktu tertentu, perijinan, kebijakan dalam menjalankan dana yang ada, bank kustodian, biaya-biaya, tata cara pembelian dan penjualan, daftar tempat melakukan penjualan dan pembelian, dan berbagai informasi lainnya.

Jenis investasi apa yang akan Anda pilih? Emas, saham, properti, atau reksadana? Jenis investasi yang ada saat ini tidak hanya terbatas pada investasi yang telah disebutkan diatas. Seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi, muncul berbagai jenis investasi baru misalnya saja investasi bitcoin dan investasi peer-to-peer lending yang mulai populer belakangan ini.

Masing-masing jenis investasi memiliki tata cara, keuntungan, dan resiko tersendiri. Pastikan untuk jeli dan cermat dalam memilih investasi yang sesuai dengan kebutuhan, tujuan, dan kondisi Anda. Kumpulkan berbagai informasi dari sumber yang terpercaya untuk membantu Anda bukan hanya dalam memilih jenis investasi yang tepat, namun juga menguntungkan.

Selamat berinvestasi!

By | 2019-03-21T18:52:52+00:00 February 14th, 2019|Bisnis|0 Comments

Leave A Comment