Cara Tepat Menabung Untuk Masa Depan

Punya tabungan belum tentu akan membuat seseorang menjadi kaya. Fakta tersebut sudah berkali-kali terbukti pada mereka yang telah menyisakan anggaran untuk menabung selama bertahun-tahun, namun masih saja mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan. Meskipun sudah memiliki tabungan, banyak juga yang akhirnya memutuskan untuk mengajukan dana pinjaman dan akhirnya menghadapi persoalan baru.

Bank yang pada dasarnya menjadi tempat tabungan akhirnya lebih sering menjadi sarana untuk menitipkan uang yang lama kelamaan terkuras habis. Ujaran lama yang berbunyi “sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit” pun cenderung jadi slogan semata. Demi mengatasi sekaligus mengantisipasi kesulitan yang terkait masalah keuangan dan tabungan, sebaiknya terapkanlah cara menabung yang ideal. Berikut ini merupakan beberapa tipsnya:

Gunakan Dua Rekening Berbeda

Sangat direkomendasikan untuk memiliki dua rekening bank yang berbeda. Yang satu untuk aktivitas aktif, sedangkan yang lain untuk rekening pasif (tempat menabung). Rekening yang pertama dimanfaatkan untuk menerima transfer gaji, aktivitas belanja, dan sebagainya. Sementara itu, jangan pernah mengutak-atik rekening kedua selain untuk menabung. Cara ini secara tidak langsung akan membuat Anda untuk lebih berhemat dan berhati-hati dalam menggunakan dana di rekening.

Menabung di Awal

Salah kaprah dari rata-rata orang yang menabung adalah menggunakan sisa dana bulanan untuk kemudian ditabung. Jika tidak ada sisa, maka tidak akan menabung. Lebih baik kalau kita membalik persepsi tersebut dengan cara langsung memotong dana untuk ditabung ketika menerima gaji di awal. Tetaplah potongan dengan nilai yang cukup bagi Anda, dan disiplin setiap bulannya dalam menyetor dana tabungan. Cara ini akan menghindarkan Anda dari kebiasaan malas atau menunda setoran dana ke bank. Berapapun nilai dana yang Anda setorkan, kalau secara konsisten disetorkan akan membantu Anda mengumpulkan nilai yang lebih besar.

Target dan Prioritas

Tentukanlah target dan prioritas untuk menyetor dana tabungan. Misalnya, setiap bulan Anda akan memotong sebesar 40 persen atau tergantung dari keputusan/kebutuhan. Dengan menentukan target dan prioritas tabungan, Anda akan semakin belajar memahami pentingnya pengelolaan keuangan melalui mekanisme yang sangat sederhana. Ada banyak metode untuk menghemat anggaran dari pemasukan yang Anda peroleh setiap harinya. Menabung merupakan pilihan yang sangat aman dan tepat, serta tidak akan membuat Anda keteteran selama bisa disiplin mengatur target dan prioriotas tersebut.

Kumpulkan Recehan

Kelihatannya sepele. Namun uang receh tetaplah uang dengan nominal yang akan semakin bertambah besar jika dikumpulkan dalam jangka waktu lama. Jadi, selain menabung di bank, Anda sebaiknya membuat celengan sendiri yang khusus untuk menyimpan uang receh. Setiap hari, pasti ada saja uang receh yang “tak terpakai” dan bisa disisihkan untuk mengisi celengan tersebut. Ketika celengan sudah penuh, Anda bisa mengumpulkannya dan menyetornya sebagai dana tabungan. Malu kalau punya banyak uang receh? Jangan pernah berharap bisa menabung dengan jumlah setoran besar. Kalau masih merasa malu, bisa juga dengan menukarnya terlebih dahulu.

Cari Pemasukan Tambahan

Masih punya waktu luang selain pekerjaan saat ini? Mengapa tidak memanfaatkan waktu dan tenaga untuk mencari pemasukan tambahan? Cara ini memang sangat klasik tapi akan selalu bermanfaat bagi mereka yang ingin memupuk modal dengan cara menabung. Aturlah sistem pengelolaan uang Anda sama seperti halnya ketika mengaturnya pada pemasukan tetap. Prioritaskan juga potongan dana dengan persentase tertentu yang bisa Anda setorkan sebagai tabungan setiap bulannya.