Cara Membuat Cerpen 30 Judul Selama Sebulan

Gambar Cewek Membaca di bawah pohon

Membuat Cerpen 30 Judul Selama Sebulan

Bagaimana cara membuat cerpen 30 judul selama sebulan. Apakah mustahil bisa membuat cerpen 30 judul dalam waktu 30 hari? Bagaiman dengan segi kualitasnya, apakah bisa menjamin berkualitas terbaik?

Yang perlu diperhatikan adalah cara membuat cerpen 30 judul selama satu bulan. Di sini hanya memfokuskan membuat cerpen. Terlepas bagus atau tidak kualitas cerpennya, ini di luar proyek 30 judul dalam sebulan.

Membuat cerpen 30 judul dalam sebulan masih dianggap masuk akal. Apalagi, jumlah kata yang ditargetkan sesuai standar koran atau media masa. Anggap saja, per cerpen memiliki 2.000 kata atau 10.000 karakter. 2.000 kata setiap hari masih bisa di jangkau oleh penulis amatir yang memiliki bebas waktu.

Lalu bagaimana cara praktis membuat cerpen 30 cerpen bisa diselesaikan selama satu bulan?

 

1. Memiliki Gambaran Cerita Lewat Puisi Sebelum Membuat Cerpen

Sebagian penulis ada yang memiliki kebiasaan membuat puisi untuk digunakan membuat cerpen. Memang, puisi bisa mewakili ekpresi perasan untuk kebutuhan cerita. Bahkan, ada nilai spirit ketika menuangkan cerita dalam bentuk puisi. Kondisi ini akan memudahkan dalam membuat cerpen

Bagaimana bila cara membuat cerpen didahului dengan membuat kalimat sinopsis atau penjabaran tema cerita? Menggunakan cara seperti masih bisa membuat cerpen. Tetapi, nilai emosinya kurang dirasakan oleh si penulis. Bisa saja kondisi ini menghambat kelancaran menulis.

Pembuatan puisi tidak ditarget oleh waktu 30 hari. Bisa saja, proses pembuatan puisi berlangsung lama untuk menghasilkan 30 judul puisi.

 

2. Mengambil Tema Cerita Yang Paling Dikenali

Pembahasan ini masih berkaitan dengan pembuatan puisi untuk kebutuhan membuat cerpen.

Kebanyakan cerpenis ternama membuat cerpen sesuai yang paling diketahui. Seno Gumira Ajidarma dengan cerpen Mayat Yang Mengambang Di Danau sangat matang meneritakan suasana danau dengan penangkap ikalnnya. Jelas, Seno pernah mengenai hal sebelum membuat cerpen.

Begitu juga ketika mau membuat 30 cerpen dalam sebulan, harus memilih topik/tema yang paling dikenali.

Lagi pula, cerpen itu bisa membahas satu objek latar saja. Contoh, tentang pemancing di danau. Penceritaanya bisa sekitar area danau saja.

 

3. Memiliki Banyak Waktu Luang Setiap Hari

Obat bagi penulis adalah waktu luang. Sedangkan penyakitnya adalah tidak memiliki waktu luang. Dalam membuat cerpen selama 30 hari untuk 30 judul cerpen, butuh waktu luang untuk menyelesaikan tugasnya. Kegagalannya bila tidak memiliki waktu luang untuk membuat cerpen.

Jadi, pada dasarnya, kebanyakan cerpenis bisa membuat karya cerpen setiap hari, bila memang memiliki waktu luang yang mencukupinya. Kalau ada penulis jarang mendapatkan karya cerpen, lebih kepada tidak punya waktu buat menulis.

Ya, persoalan waktu memang bisa saja menjadi penghambat membuat novel.

 

4. Membuat Cerpen Alur Maju

Penulis bisa memilih alur maju agar mampu menulis 30 judul dalam waktu 30 hari. Karena inti membuat cerpen disini adalah kecepatan menulis. Dengan memilih alur maju, jangka waktu bercerita pun bisa pendek.

Hanya saja, dalam narasi bercerita, penulis sering memasukkan cerita masa lalu untuk si tokoh.

 

5. Jalani Olah Nafas Sebelum Memulai Membuat Cerpen

Inti dari menjalankan olah nafas adalah untuk kebutuhan nutrisi otak. Otak membutuhkan oksigen. Hal ini yang dibutuhkan untuk aktifitas menulis. Berpikir dalam aktifitas menulis menjadi lancar.

Cara olah nafasnya:

  • Ambil nafas panjang lewat hidung.
  • Hembuskan secara perlahan lewat mulut.
  • Fokus pada keluar-masuknya nafas.
  • Jangan disertai gerakan tangan.
  • Boleh sambil berjalan.

Jadi, setiap pagi sebelum menulis, ada baiknya penulis mengambil nafas panjang berkali-kali. Apalagi, penulis akan rutin menulis 2000 kata cerita setiap hari selama 30 hari.