13 Bahasa Tubuh Jika Seseorang Sedang Berbohong

Kamu suka bertanya-tanya kan apakah orang yang diajak bicara ini berbohong atau tidak.  Apalagi jika yang disampaikan adalah informasi penting.  Kadang kita bisa langsung tahu orang itu berbohong, kadang juga tidak.

Ada beberapa tanda yang terlihat saat seseorang berbohong seperti bahasa tubuh, cara mereka berbicara dan bersikap.

Coba deh, jika sedang berbicara dengan orang lain perhatikan cara mereka berbicara. Jika berbohong pasti bisa langsung ketahuan.

1. Sering Menyentuh Wajah

Berdasarkan beberapa ahli psikologi, seseorang yang berbohong atau menutupi sebuah rahasia akan sering menyentuh wajah terutama hidungnya.

2. Senyum Terpaksa

Kamu pasti bisa membedakan antara senyum yang datang dari hati dengan senyum terpaksa yang dibuat-buat. Senyum dari hati yang tulus biasanya akan terlihat dari cahaya mata dan air muka yang ikut berubah juga. Senyum palsu hanya gerakan di bibir saja.

3. Mengangkat Setengah Bahu

Saat seseorang berbohong, ia akan mengangkat bahunya sedikit saja dan terlihat terpaksa. Sebaliknya jika ia jujur, ia akan mengangkat bahu sepenuhnya dan didukung dengan gerakan tubuh lain.

4. Menginjak Kaki Sendiri

Gerakan menginjak jari kaki sendiri dengan kaki yang lain menunjukkan ketidaknyamanan seseorang. Rasa tidak nyaman karena ia berbohong dan memiliki rahasia yang ia tahan.

5. Gerakan Kepala

Orang yang berbohong cenderung menggerakkan kepala dengan gelisah. Kadang menengadah, menunduk atau melihat ke satu sisi saja. Intinya mereka berada di perasaan tidak nyaman sehingga menggerak-gerakkan kepala sebagai pengalihan saja. Sehingga mereka tidak perlu menatap langsung ke orang yang dibohongi.

6. Menghindari Kontak Mata

Dulu memang ada yang bilang bahwa saat seseorang berbohong, dia akan menghindar kontak mata langsung. Sekarang, ada juga yang malah menatap langsung dengan kuatnya sehingga terlihat berlebihan.

7. Berkeringat

Orang yang berbohong akan berkeringat karena berbohong itu bikin stres. Saat stres, temperatur tubuh akan naik dan menyebabkan mereka berkeringat. Jadi kalau mau berbohong sehabis olahraga saja, kan jadi bisa beralasan kalau berkeringat karena olahraga bukan karena berbohong.

8. Menggerak-gerakan Tangan

Untuk menutupi kebohongannya, ia akan menggerak-gerakkan tangannya ke segala arah. Alasannya supaya orang yang dibohongi akan teralihkan pikirannya. Tangannya akan bergerak menunjuk atau digoyangkan secara asal-asalan. Bukannya perhatian teralihkan malah jadi mencurigakan.

9. Memberi Informasi Berlebihan

Berbohong itu memang perlu usaha agar orang lain tidak tahu. Itulah sebabnya pembohong akan mengumbar informasi berlebihan tanpa ditanya. Menutupi satu kebohongan dengan kebohongan lain pasti membuat mereka jadi pusing.

10. Defensif

Defensif atau mempertahankan diri adalah salah satu cara pembohong untuk menutupi kesalahannya. Semakin di membela diri, semakin terlihat bahwa dia berbohong dan menutupi sesuatu. Orang yang benar-benar membela dirinya saat dituduh berbohong akan terlihat lebih tenang dan percaya diri.

11. Mengulang-Ulang Kalimat

Cara lain berbohong adalah dengan mengulang-ulang kalimatnya sendiri atau kalimat lawan bicaranya dan menjawab pertanyaan dengan pertanyaan lagi agar dirinya tidak perlu menjawabnya.

12. Menceritakan Dengan Rinci

Banyak pembohong yang malah menceritakan kebohongannya dengan detil yang tidak perlu atau yang tidak berhubungan dengan cerita itu sendiri. Mungkin mereka pikir, semakin detail, semakin tidak terlihat kebohongannya. Ternyata malah sebaliknya.

13. Menggunakan Benda Untuk Menutupi Wajah

Pembohong akan melakukan gerakan otomatis menutupi wajah saat berbohong. Ia bisa menutupi dengan gelas, laptop, buku atau apa saja yang berada di dekatnya. Menutup wajah adalah gerakan reflek saja karena merasa takut dan malu akan sesuatu hal.