Bagaimana Cara Sederhana Menghilangkan Marah?

Apakah kamu termasuk orang yang cepat marah? Baik itu marah karena masalah sepele atau pun masalah besar? Marah itu memang normal dan manusiawi tapi jika terjadi secara terus menerus dan sering maka akan merusak pikiran, kesehatan dan hubungan kita dengan orang lain. Kita tidak mau itu terjadi kan?

Mengapa cepat marah? Ada orang yang menganggap bahwa marah adalah salah satu cara agar dihormati oleh orang lain. Ada juga yang menganggap kemarahan kita karena orang lain terlalu sensitif saja. Apapun alasannya, terlalu cepat marah pada hal sepele apalagi sampai tidak terkendali hanya akan merugikan diri sendiri dan menyakiti orang lain. Situasi menjadi lebih buruk dan pikiran kita menjadi sakit.

Ada beberapa cara mengatur rasa amarah kita:

1.Sebelum Bicara, Pikir Dulu

Saat berada dalam situasi memanas, kita akan dengan mudah melontarkan kalimat marah yang nantinya kita sesali. Reaksi kita malah akan memperuncing situasi dan membuat lawan bicara melakukan hal yang sama. Jadi sebaiknya, pikir dulu sebelum bicara.

2. Tarik Nafas Panjang

Ketika hendak ”meledak” karena marah, langsung ambil nafas panjang. Mengatur pernafasan akan membuat emosi kita kembali normal. Jika nafas masih memburu, sebaiknya menjauh dulu dari situasi yang memancing marah kita.

3. Olahraga Kurangi Stres

Salah satu penyebab kita cepat marah adalah stres. Rasa stres yang semakin tinggi, menyebabkan kita marah pada banyak hal. Olah raga atau aktivitas fisik lain dapat meredakan stres sehingga emosi kita pun tidak cepat naik.

4. Menyepi Dulu

Jika emosi dan stres tidak terkendali, pergilah menyepi dulu. Cari ruangan atau tempat sepi lalu cobalah untuk berdiam diri dulu. Ini akan membuat pikiran kita tenang kembali. Sekaligus bisa mencari jalan keluar dari permasalahan  yang ada tanpa harus marah-marah.

5. Fokus Pada Solusi

Daripada fokus pada sumber masalah yang membuatmu marah, sebaiknya fokus saja pada solusi. Misalnya, jika kesal dengan sahabat yang suka menjelekkan kita, jauhi saja mereka. Atau, jika anak remaja kita suka pulang telat. Tanyakan saja baik-baik mengapa mereka melakukan itu. Intinya semua ada solusinya  dan marah bukan salah satunya.

6. Jangan Menahan Marah

Menyimpan amarah hanya akan membuat ”sampah” di hati dan pikiran. Semakin banyak ”sampah” akan semakin stres kita dibuatnya. Akhirnya? Kita pun jadi seorang pemarah. Cobalah untuk memaafkan. Cara ini cukup ampuh untuk membuat perasaan kita menjadi lebih tenang. Ambil pelajaran dari situasi itu, soalnya tidak semua orang mau bertindak sesuai harapan kita.

7. Melucu Meredakan Amarah

Cobalah menurunkan tensi dengan melucu atau mentertawakan situasi. Ini akan membuat kita bisa melihat sumber permasalahan loh.

8. Berhitung

Cobalah untuk berhitung sampai 10. Ini akan menenangkan hati dan pikiran kita sebelum ”meledak”. Jika masih kurang, teruskan saja berhitung sampai benar-benar tenang.

9. Berbagi Dengan Teman

Diskusi dengan sahabat tentang perasaan marah kita pada sesuatu atau seseorang juga bisa meredakan marah. Ini akan membantu kita melihat masalah dari sudut pandang yang lain.  Berbicara dengan sahabat juga dapat emosi kita normal kembali.

10. Cari Bantuan

Jika cara-cara di atas masih belum membuat amarah kita berkurang. Cobalah cari bantuan dari para ahli untuk membantumu mengatasi amarah. Sebelum penyakit lain timbul dan hubungan kita dengan orang lain semakin memburuk.

11. Cuci Muka

Jika kita sudah merasa rasa marah mulai menyerang. Cepatlah cuci muka agar segar. Perasaan segar bisa mengurangi amarah dan kita bisa berpikir dengan  tenang kembali.  Bagi muslim, bisa dilakukan dengan mengambil air wudhu.