Apa Saja Keunggulan dan Keuntungan Investasi di Reksa Dana?

Home » Apa Saja Keunggulan dan Keuntungan Investasi di Reksa Dana?

Apa Saja Keunggulan dan Keuntungan Investasi di Reksa Dana?

Reksa dana dapat dijadikan alternatif terutama bagi mereka yang baru di dunia investasi. Apa saja keunggulan dan keuntungan investasi di reksa dana? Artikel ini akan mencoba menjelaskannya lebih lanjut.

Memilih Instrumen Investasi

Memilih instrumen investasi yang tepat merupakan langkah awal sebelum memulai investasi. Sebagian instrumen menawarkan keuntungan yang stabil dengan resiko yang relatif kecil dan sebagian lagi menawarkan keuntungan yang besar dengan resiko yang juga besar. Karena hal inilah investor perlu bijak dalam memilih instrumen investasi mereka.

Terlepas dari resiko dan keuntungan yang ditawarkan, berinvestasi pada satu instrumen saja dapat menguras banyak uang, waktu dan tenaga. Apalagi jika ternyata hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Misalnya ketika seseorang hanya berinvestasi pada saham saja. Ketika perusahaan penerbit saham mengalami kerugian, pemegang saham otomatis akan terkena dampaknya. Kerugian yang diderita tidak diimbangi oleh investasi lainnya karena orang tersebut hanya berinvestasi saham.

Lain halnya jika ia berinvestasi pada saham dan obligasi secara bersamaan. Jika perusahaan penerbit saham merugi, kerugiannya mungkin masih dapat tertutup oleh bunga dari obligasi. Namun investasi kedua instrumen tersebut secara bersamaan tentu membutuhkan biaya yang besar.

Apa Itu Reksa Dana?

keuntungan investasi reksa dana dilut n387c4n38r7y

https://www.spectator.co.uk/2013/05/investment-saving-in-a-time-of-fear/

Sebelum membahas mengenai keuntungan reksa dana, penting untuk mengetahui terlebih dahulu tentang apa itu reksa dana. Reksadana adalah wadah investasi bagi sekumpulan investor yang ingin menginvestasikan dananya. Reksa dana menjual surat berharga mereka sendiri kepada investor. Dana yang terkumpul dari hasil penjualan ini nantinya akan dialokasikan pada instrumen-instrumen investasi yang tersedia seperti saham, obligasi dan lainnya.

Reksa dana dikelola oleh manajer investasi yang bertanggung jawab atas alokasi dana investor. Jika manajer investasi aktif dalam memilih saham, obligasi dan surat berharga lain, biasanya harga kepemilikan reksa dana akan lebih mahal. Hal ini terjadi karena munculnya biaya gaji untuk mempekerjakan manajer investasi yang profesional. Diharapkan manajer dapat mengungguli pasar dan menciptakan keuntungan yang besar bagi pemilik reksa dana.

Pemilik reksa dana akan mendapatkan keuntungan dari pendapatan yang dibagi-bagi (income distribution). Jika di kemudian hari pembelian saham dan obligasi dari reksa dana memperoleh keuntungan, maka pemilik reksa dana akan mendapatkan dividen dan bunga yang dikenai pajak. Pemilik reksa dana juga dapat memperoleh keuntungan dengan cara menjual reksa dana mereka bila nilainya sedang mengalami peningkatan. 

Keuntungan dan Keunggulan Reksa Dana

Keunggulan reksa dana terletak pada kemudahaan yang diberikan. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa keuntungan dan keunggulan dari reksa dana yang dilansir dari laman thebalance.com dan Investopedia.com.

1. Sederhana dan Mudah Dimengerti

Untuk menjadi seorang investor reksa dana yang sukses, tidak diperlukan pengetahuan finansial maupun ekonomi yang mumpuni. Sudah ada manajer investasi profesional yang menanganinya. Karena sejatinya reksa dana adalah sebuah “keranjang investasi”. Setiap keranjang menampung belasan dan bahkan ratusan surat berharga seperti saham dan obligasi.  Oleh karena itu, ketika investor membeli reksa dana, sama saja dengan membeli sebuah keranjang penuh dengan investasi surat berharga.

2. Mudah Didapatkan

Reksa dana dapat diperoleh tidak hanya di institusi finansial saja tetapi juga di bank, perusahaan asuransi dan perusahaan reksadana. Kemudahan inilah yang menjadi alasan reksa dana cocok untuk orang yang masih awam di bidang investasi.

3. Diversifikasi

Bagi investor besar maupun kecil, salah satu aturan yang perlu dipatuhi ketika berinvestasi adalah diversifikasi aset. Diversifikasi meliputi pencampuran beberapa investasi yang berbeda dalam satu portofolio untuk mengatasi resiko.

Misalnya membeli saham di bidang retail, kemudian mengimbanginya dengan membeli saham lain di bidang industri. Jika performa salah satu saham buruk, maka dapat diimbangi dengan saham di bidang lainnya. Untuk menciptakan portofolio yang terdiversifikasi dengan baik, diperlukan saham dari beberapa industri yang berbeda serta obligasi dengan waktu jatuh tempo dan penerbit yang berbeda juga. Untuk investor perseorangan tentu ini akan memberatkan.

Membeli reksa dana dapat memberi keuntungan berupa diversifikasi dan alokasi aset pada portofolio individu tanpa harus mengeluarkan banyak uang untuk membuatnya. Tetapi jika hanya membeli satu jenis reksadana saja, juga tidak akan menyediakan diversifikasi portofolio yang baik. Misalnya jika Anda menginvestasikan uang Anda pada reksadana minyak dan energi, mungkin uang Anda akan berada di sekitar 50 perusahaan yang bergerak di bidang tersebut, namun jika sewaktu-waktu harga minyak turun, portofolio Anda juga akan terkena imbasnya.

4. Memiliki Banyak Kategori

Ketika portofolio reksa dana Anda mulai berkembang, Anda mungkin akan berkeinginan untuk melakukan diversifikasi ke dalam beberapa kategori reksadana yang berbeda. Anda dapat berinvestasi pada reksa dana yang mencangkup aset utama seperti saham, obligasi dan lainnya atau sub kategori reksa dana lainnya yang mencangkup area spesifik seperti sektor logam mulia dan lainnya.

5. Ekonomis

Banyak toko yang ada saat ini memberlakukan diskon per volume. Misalnya jika Anda membeli satu lusin donat, harganya akan menjadi lebih murah dibanding jika Anda membeli satu donat saja. Hal ini juga berlaku pada pembelian surat berharga. Jika yang dibeli hanya satu, maka harganya relatif lebih mahal.

Reksa dana dinilai lebih ekonomis bagi investor karena reksa dana yang dibeli per volume mampu memangkas biaya transaksi yang biasanya dikenakan pada investor. Bayangkan jika seorang investor harus membeli 10-20 saham yang diperlukan untuk diversifikasi. Biaya transaksinya saja mungkin bisa sangat memberatkan. Tapi dengan adanya reksa dana, pembelian surat berharga dalam skala yang lebih besar tidak membutuhkan banyak biaya.

6. Likuiditas

Keunggulan lain dari reksa dana adalah sifat likuidnya. Umumnya Anda dapat menjual kembali reksa dana Anda dalam jangka waktu yang relatif singkat tanpa perubahan harga jual yang berarti dengan nilai pasar yang sedang berlaku. Namun Anda juga perlu memperhatikan biaya tambahan lain berkenaan dengan penjualan reksa dana.

7. Terjangkau

Reksa dana memiliki batas minimum yang rendah, sehingga lebih terjangkau bagi investor segala kalangan, baik investor besar maupun kecil. Dikutip dari laman thebalance.com, di Amerika nilai investasi awal bagi investor reksadana paling tidak adalah $3.000 (sekitar Rp.44.000.000) atau lebih rendah. Pada banyak kasus, jika investor memulai investasinya pada program yang sistematis dengan jumlah surat berharga yang tetap, uang yang dikeluarkan bisa hanya senilai $1.000 (sekitar Rp. 14.000.000).

8. Manajemen Profesional

Terkadang para investor tidak memiliki waktu luang yang cukup untuk menjalankan investasi mereka. Mungkin karena alasan ini, penelitian dan analisis pasar menjadi sangat sulit dilakukan. Investor yang tidak berpengalaman juga bisa jadi kesulitan jika harus melakukan analisis pasar sendiri. Padahal riset pasar sangat penting dilakukan agar investasi dapat menguntungkan. Oleh karena itu, reksa dana dapat menjadi pilihan yang tepat karena menyediakan manajemen yang profesional. Investor tidak perlu khawatir karena urusan riset dan pengelolaan dana sudah ditangani oleh manajer investasi beserta timnya.

Demikianlah penjelasan mengenai keunggulaan / keuntungan investasi di reksa dana yang merupakan salah satu instrumen investasi minim risiko. Reksa dana sangat cocok dijadikan pilihan bagi para investor pemula, karena selain risikonya yang minim, reksa dana juga dikelola oleh manajer investasi yang profesional. Sehingga para investor tidak perlu melakukan riset pasar sendiri lagi.

Baca Juga:

2018-10-15T10:26:57+00:00