Jenis Investasi, Apa Itu DIRE (Dana Investasi Real Estate)?

Home » Jenis Investasi, Apa Itu DIRE (Dana Investasi Real Estate)?

Jenis Investasi, Apa Itu DIRE (Dana Investasi Real Estate)?

Bagi Anda yang tinggal di kota-kota besar tentu sudah tidak asing lagi dengan gedung-gedung pencakar langit yang menjulang tinggi menghiasi pusat kota. Keberadaan gedung-gedung tersebut sangat diperlukan terutama untuk mendukung kegiatan perekonomian.

Beberapa orang mungkin penasaran dengan sumber dana pembangunan gedung-gedung tersebut. Dari mana dananya berasal? Sebagian besar dana pembangunan gedung-gedung pencakar langit berasal dari para investor real estate.

Sebagai salah satu instrumen investasi, real estate dianggap sebagai investasi yang tidak kalah menguntungkan dibanding investasi lainnya. Investasi real estate tidak terbatas pada gedung-gedung pencakar langit saja, tetapi juga perumahan, gudang, pusat perbelanjaan dan lainnya.

Apa saja yang perlu diketahui dari investasi real estate?

Artikel ini akan mencoba mengulasnya lebih lanjut.

Mengenal DIRE

investasi real estate dilut (iuia87yed87kow)

http://www.ubudproperty.com

Membahas investasi real estate tidak akan lengkap rasanya jika tidak menyinggung terlebih dahulu soal DIRE atau Dana Investasi Real Estate atau yang dalam bahasa Inggrisnya disebut REITs (Real Estate Investment Trust).

Dikutip dari infovesta.com, DIRE dapat dikatakan sebagai kumpulan uang pemodal yang akan segera dibelikan aset oleh perusahaan investasi dalam bentuk aset properti, baik secara langsung yaitu dengan membeli gedung bertingkat atau secara tidak langsung dengan membelanjakan uang pemodal untuk membeli saham atau obligasi perusahaan properti. Dana yang ada pada DIRE 80% nya harus diinvestasikan di bidang real estate dan sebanyak 50% nya harus berupa aset langsung.

Kelebihan dan Kekurangan DIRE

Sama seperti instrumen investasi lainnya, investasi real estate juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Apa saja kelebihan investasi real estate dalam DIRE?

Berikut adalah penjelasannya.

  1. Mengutip dari wikihow.com, resiko likuiditas yang ada pada DIRE cenderung rendah. Hal ini berarti pemilik aset tidak langsung DIRE seperti saham maupun obligasi di sektor real estate dapat dengan mudah menjual saham mereka jika diperlukan.
  2. Ada kewajiban untuk membagikan dividen yang diperoleh dari biaya sewa aset DIRE minimal 90%. Hal ini membuat investor DIRE dapat memperoleh pendapatan tetap. Manajer DIRE harus membayar sebanyak 90% dari dana gabungan secara langsung kepada pemegang saham dalam bentuk dividen, sehingga DIRE sangat menarik bagi investor yang menginginkan pendapatan tetap dan konsisten.
  3. Dana-dana investasi properti mengizinkan investasi pada pasar komersial lain selain hunian.
  4. Mengutip dari medium.com, para investor yang tergabung dalam DIRE tidak harus memiliki aset langsung real estate.
  5. Mengurangi resiko investor karena DIRE dapat melakukan diversifikasi investasi.
  6. Selain keuntungan bagi investor, DIRE juga dapat menawarkan keuntungan bagi pengembang. Berkat DIRE, sebuah pengembang dapat memperoleh keuntungan dengan cepat yang mungkin pada awalnya membutuhkan waktu pengembalian modal yang lebih lama.
  7. Aset real estate pada DIRE dapat mengalami pertumbuhan dalam jangka panjang sehingga ketika melakukan penjualan di masa mendatang nilai keuntungan dari real estate bisa lebih besar.
  8. Investor yang telah membeli DIRE secara tidak langsung telah memiliki real asset yang bernilai tinggi seperti mall, gedung perkantoran dan apartemen karena setelah dana investor DIRE dikumpulkan, sebagian besarnya di salurkan pada aset real estate.

Selain kelebihan, DIRE juga memiliki kekurangan yang perlu diketahui oleh setiap orang yang tertarik dengan investasi real estate. Kekurangan tersebut diantaranya.

  1. DIRE memiliki resiko Maksudnya sewaktu-waktu pembayaran dividen bisa macet dan investasi Anda tidak membuahkan hasil. Pendapatan tetap para pemegang aset DIRE berasal dari biaya sewa aset real estate. Jika penyewa mengalami gagal bayar, maka pendapatan para investor juga akan berkurang.
  2. Sekuritas DIRE yang diperdagangkan di luar pasar saham mungkin tidak likuid, tidak memiliki transparansi harga atau dikelola dengan konflik kepentingan.
  3. Ada kemungkinan beberapa DIRE penipuan yang tidak terdaftar dalam komisi pengawas setempat.
  4. Turunnya nilai properti, misalnya karena terjadi kebakaran dan bencana alam yang menyebabkan penurunan nilai real estate.
  5. Resiko likuiditas yang tinggi. Contohnya investor ingin menarik aset dalam jumlah yang besar, sehingga manajer investasi pengelola DIRE tersebut harus menjual asetnya. Pada kondisi seperti ini, menjual aset real estate tidak semudah menjual aset di pasar modal karena pada DIRE pembelinya harus dicari.

Investasi DIRE di Indonesia

gedung kantor dilut (uyguadkod77)

http://www.essexrealtygroup.com/

Setelah mengenal DIRE beserta kelebihan dan kekurangannya, apakah Anda mulai tertarik untuk berinvestasi di salah satu kontrak investasi kolektif ini? Sayangnya perkembangan DIRE di Indonesia sendiri belum sebanyak produk pasar modal lainnya. Saat ini, DIRE yang ada di Indonesia adalah DIRE Cipta Perdana Properti Ritel Indonesia. DIRE ini diluncurkan oleh PT Ciptadana Asset Management pada 28 November 2012. Menurut data bareksa, DIRE ini memiliki data AUM lebih dari Rp.500 miliar dan 93,13 persen dari asetnya ditempatkan pada real estate Solo Grand Mall.

Pemerintah memberlakukan penghapusan pajak berganda pada pembelian dan pembagian dividen dari aset DIRE melalui paket kebijakan ekonomi kelimanya. Dengan peraturan baru ini, pemerintah membebaskan dividen yang diterima oleh perusahaan khusus atau Special Purpose Company (SPC) pengelola DIRE dari kewajiban pajak penghasilan (PPh). SPC sendiri merupakan perusahaan yang 99,9% sahamnya dimiliki secara kolektif dengan modal yang berasal dari dana masyarakat pemodal (DIRE).

Selain itu, pemerintah juga memberikan insentif berupa penurunan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) menjadi maskimal 1% dari yang sebelumnya 5%. Bagi tanah dan bangunan yang menjadi aset DIRE. Hal ini tentunya dimaksudkan agar produk pasar modal seperti DIRE dapat berkembang lebih pesat sehingga mampu mendorong pertumbuhan pada sektor infrastruktur dan real estate.

Demikianlah penjelasan mengenai investasi DIRE. Investasi DIRE memang dikenal sebagai investasi yang cukup menguntungkan karena para investor berkesempatan untuk memperoleh pendapatan tetap dan kepemilikan aset real estate seperti mall dan apartemen secara tidak langsung. Nilai-nilai aset real estate dari tahun ke tahun cenderung mengalami peningkatan karena tingginya kebutuhan masyarakat akan aset real estate. Meskipun menguntungkan, membeli DIRE bukannya tanpa resiko. Resiko yang dapat muncul misalnya dari gagal bayar sewa aset real estate dari dana DIRE yang membuat dividen yang diperoleh investor berkurang. Di Indonesia, produk DIRE masih belum sebanyak produk investasi pasar modal lainnya. Namun pemerintah telah mengeluarkan peraturan yang mendukung investasi DIRE guna mengembangkan sektor real estate.

Baca Juga:

2018-11-02T17:54:15+00:00