4 Cara dan 3 Alasan dalam Investasi Emas

Home » 4 Cara dan 3 Alasan dalam Investasi Emas

4 Cara dan 3 Alasan dalam Investasi Emas

3 Alasan dalam Berinvestasi Emas 

Meskipun emas nampaknya adalah instrumen investasi yang menjanjikan, beberapa investor mungkin masih ragu untuk memulai investasi emas.

Apakah investasi emas sekarang ini masih relevan?

Untuk menghilangkan rasa ragu para investor, artikel ini akan mencoba mengulas lebih lanjut perihal alasan investasi emas.

1. Emas Sebagai Pagar (Hedge)

Dikutip dari thebalance.com, investasi hedge atau Investasi yang berperan sebagai pagar adalah investasi yang mengurangi kerugian jika sewaktu-waktu salah satu aset investasi lain nilainya sedang turun. Banyak investor yang membeli emas untuk dapat melindungi mereka dari penurunan nilai mata uang seperti U.S dollar. Ketika nilai mata uang jatuh, harga-harga akan naik dan terjadi inflasi. Emas akan mampu bertahan melawannya.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Trinity College, investasi emas merupakan pagar terbaik yang dapat melindungi investor dari kehancuran pasar saham. Selama 15 hari setelah kehancuran pasar saham, harga emas akan naik secara drastis. Investor yang khawatir akan panik, segera menjual saham mereka dan langsung membeli emas. Setelahnya harga emas akan berada di bawah harga saham yang sedang melambung. Investor kembali membeli saham mereka karena nilai jualnya yang sedang rendah. Mereka yang masih memegang emas setelah 15 hari akan kehilangan uangnya.

2. Emas Sebagai Tabungan yang Paling Aman

Emas dapat menjadi bentuk tabungan yang paling aman jika sewaktu-waktu terjadi bencana krisis besar. Itulah sebabnya banyak investor yang membeli emas selama krisis ekonomi di tahun 2008. Harga emas kembali melonjak naik ketika krisis zona eropa (Eurozone crisis).

3. Emas Sebagai Investasi Langsung

Banyak investor yang ingin mengambil keuntungan dari kenaikan harga emas yang tinggi. Mereka membeli emas untuk dijadikan investasi langsung supaya dapat memperoleh keuntungan di masa depan. Sedangkan yang lainnya menganggap emas sebagai bahan berharga langka yang dibutuhkan oleh banyak industri. Terakhir, emas juga dimiliki oleh pemerintah dan individu yang kaya.

Cara Berinvestasi Emas

timbangan emas dilut74649dhuuki

https://www.rt.com/business/429573-us-china-russia-physical-gold/

Apakah Anda sudah tertarik untuk berinvestasi emas? Emas selain kebal terhadap inflasi, juga dapat dijadikan salah satu instrumen dalam portofolio investasi Anda. Kehadiran emas tentu penting untuk diversifikasi portofolio yang Anda miliki. Apa saja cara yang dapat dilakukan untuk berinvestasi emas?

Dikutip dari laman gold.org, berikut adalah cara-cara yang dapat dilakukan untuk berinvestasi emas.

1. Membeli Emas dalam Bentuk Batang Atau Koin

Permintaan akan emas koin dan emas batangan telah meningkat sebanyak empat kali lipat semenjak awal tahun 2000an. Tren ini terjadi pada dunia bagian barat dan timur. Pasar yang baru seperti Cina telah terbentuk, sedangkan pasar yang lama yaitu Eropa mulai muncul kembali.

Emas batangan dan koin muncul dalam berbagai satuan atau tingkat kemurnian. Biasanya ukuran kemurnian emas menggunakan satuan karat (yang tertinggi 24 karat). Ketika membeli emas dalam bentuk ini, biasanya investor akan membayar per ons nya. Umumnya jika emas batangan atau koin yang dibeli semakin kecil, nilai premi per ons nya akan semakin besar. Membeli emas batangan maupun emas koin dalam bentuk fisik mungkin akan menimbulkan biaya tambahan di luar harga emasnya itu sendiri, seperti misalnya biaya asuransi dan biaya penyimpanan.

2. Membeli Perhiasan Emas

Sebagian besar emas yang ada di dunia digunakan untuk produksi perhiasan. Dengan meningkatnya populasi dunia serta kekayaan manusia setiap tahunnya, permintaan akan emas yang digunakan untuk perhiasan juga akan mengalami peningkatan. Di sisi lain, pembeli perhiasan entah kenapa agak sensitif dengan kenaikan harga. Mereka akan membeli lebih sedikit jika harga di pasaran melonjak naik dengan cepat.

Investor yang membeli emas dengan harga retail dapat membayar 400% dari harga emas sesungguhnya. Harga perhiasan yang lebih murah dapat diperoleh di pelelangan. Keuntungan dari membeli perhiasan emas dengan cara ini adalah tidak ada kenaikan harga retail (retail markup). Kekurangannya adalah waktu yang dihabiskan untuk menemukan harga yang pas cukup lama. Meskipun begitu, memiliki perhiasan emas adalah cara yang paling menarik dalam berinvestasi emas. Meskipun jika dilihat dari kacamata investasi, memiliki perhiasan emas tidak terlalu menguntungkan. Sebagai salah satu bentuk seni, perhiasan emas dapat dikatakan indah. Namun sebagai alat investasi, perhiasan emas sebenarnya biasa-biasa saja, kecuali jika Anda adalah kolektor perhiasan.

3. Membeli ETFs (Exchange Traded Fund) Emas

ETFs adalah produk keuangan yang telah diregulasi. Setiap harga efeknya sesuai dengan harga emas yang sedang berlaku, tanpa beban tambahan. ETFs emas dapat membuat investor memiliki sekuritas atau surat berharga yang berhubungan dengan kepemilikan emas tanpa harus memegang bentuk fisiknya dan tidak perlu juga mengatur biaya asuransi serta penyimpanan secara terpisah. Produk keuangan ini menggabungkan perdagangan di pasar saham dengan kepemilikan emas secara fisik. Investor yang memiliki ETF, porsi emasnya akan disimpan oleh bank kustodian.

4. Membeli Saham Perusahaan Tambang Emas

Investor juga dapat berinvestasi pada saham perusahaan tambang emas. Harga saham perusahaan tambang emas kemungkinan berkaitan dengan harga emas. Meskipun begitu, pertumbuhan dan imbal hasil dari saham perusahaan tambang emas juga tergantung dari pendapatan perusahaan di masa depan, bukan hanya pada harga emas saja. Faktor-faktor seperti efektifitas manajemen, ongkos produksi, cadangan emas, eksplorasi tambang dan pengembangan proyek adalah beberapa faktor yang perlu menjadi pertimbangan sebelum Anda mulai membeli saham di perusahaan tambang emas. Karena biasanya investasi emas dengan perusahaan tambang emas saling melengkapi.

Itulah penjelasan mengenai alasan investasi emas yang perlu diketahui oleh para investor. Emas dari dulu hingga sekarang memang masih menunjukkan eksistensinya di tengah munculnya instrument-instrumen investasi yang makin beragam seperti saham dan obligasi. Sudah sejak dulu emas dipercaya sebagai alat untuk menyimpan dan menumpuk kekayaan. Dalam sejarah, orang yang bertahan dari krisis ekonomi biasanya memiliki emas yang dapat membantu kondisi keuangannya. Saat ini pun sudah banyak investor yang melirik emas sebagai salah satu portofolio investasi mereka. Cara berinvestasi emas saat ini beragam. Mulai dari memperoleh emas dalam bentuk fisik, mendapatkan surat berharga kepemilikan emas hingga memiliki saham perusahaan tambang emas.

Baca Juga:

2018-11-02T17:25:51+00:00